Mikel Arteta Tanggapi Kritik Kepindahan Gabriel Jesus ke Barcelona

Smallest Font
Largest Font

Manajer Arsenal Mikel Arteta mengaku sangat terkejut dengan kritik terkait penanganan kepergian Gabriel Jesus dan Gabriel Martinelli pada bursa transfer musim panas 2026. Kritik tersebut mencuat setelah Jesus mengungkapkan dirinya secara mendadak diminta berlatih terpisah dari tim utama tanpa penjelasan sebelum diresmikan oleh Barcelona.

Barcelona memboyong penyerang asal Brasil tersebut dari Arsenal dengan kontrak jangka panjang hingga 30 Juni 2029. Transfer bernilai 15 juta euro atau sekitar Rp173,82 miliar itu dilakukan Barcelona untuk mengisi kekosongan lini depan usai melepaskan Robert Lewandowski dan Ferran Torres.

Kepindahan ke Spanyol ini mengakhiri empat musim perjalanan Jesus bersama Arsenal sejak didatangkan dari Manchester City pada 2022. Penyerang yang mencetak 32 gol dari 123 laga bersama The Gunners itu sempat membantu Arsenal mengakhiri puasa gelar Premier League pada musim 2025/2026 berkat sumbangan 6 gol dan 2 assist dari 27 pertandingan.

Manajer Arsenal memberikan tanggapan atas polemik proses kepindahan pemainnya tersebut.

"Sangat terkejut, sejujurnya, terutama karena dengan Gabi (Jesus) saya melakukan pembicaraan empat mata di ruang ganti. Saya tidak tahu kata-kata apa yang disampaikan, tidak masalah," ujar Arteta seperti dilansir ESPN.

Arteta juga menambahkan bahwa perpisahan dengan pemain merupakan hal yang wajar dalam dinamika manajerial sepak bola.

"Yang kami sampaikan satu sama lain adalah rasa terima kasih," kata Arteta.

Mikel Arteta menilai dinamika keputusan pelatih kerap menimbulkan kekecewaan bagi pemain tertentu.

"Terkadang saya memahami bahwa ketika Anda harus menyampaikan kabar buruk atau kabar yang tidak diharapkan, seseorang bisa bereaksi terhadap hal tersebut," katanya.

Selain Jesus, kepergian Gabriel Martinelli ke Al Hilal dengan nilai transfer 60 juta poundsterling juga menuai sorotan dari mantan penyerang Arsenal, Ian Wright. Martinelli sebelumnya tidak masuk dalam skuad Arteta pada awal musim 2026/2027 sebelum akhirnya merampungkan proses kepindahannya.

Arteta menegaskan posisinya dalam mengambil keputusan tegas di klub.

"Harus ada seseorang yang menjadi polisi jahat. Jika saya harus melakukannya, ya saya harus melakukannya dan saya memahaminya," ujar Arteta.

Arteta merujuk pada kepergian Leandro Trossard ke Besiktas senilai 18 juta euro sebagai contoh hubungan baik yang tetap terjalin. Trossard diketahui tetap menyempatkan diri berkunjung ke ruang ganti Arsenal usai kemenangan 2-1 atas Chelsea di Emirates Stadium akhir pekan lalu.

Pelatih asal Spanyol tersebut optimistis hubungan dengan mantan pemainnya akan tetap terjaga baik di masa depan.

"Yang penting biasanya adalah apa yang terjadi tiga bulan kemudian, enam bulan kemudian. Ketika Trossard datang, dia berada di ruang ganti bersama kami, dengan atmosfer dan hubungan yang Anda miliki," kata Arteta.

Arteta meyakini hubungan profesionalnya dengan Jesus maupun Martinelli akan membaik seiring berjalannya waktu.

"Sejauh ini, dengan semua pemain yang pergi, pada satu titik hubungan kami sangat baik. Saya berharap hal yang sama juga terjadi," tuturnya.

Gabriel Jesus langsung menandai debutnya bersama Barcelona dengan mencetak gol saat masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-83 dalam kemenangan melawan Feyenoord di matchday pertama Liga Champions 2026/2027, Kamis (10/9/2026).

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed