AS Kirim USS George Washington Gantikan Kapal Induk USS Abraham Lincoln

Smallest Font
Largest Font

Angkatan Laut Amerika Serikat mengerahkan kapal induk USS George Washington ke perairan Timur Tengah untuk menggantikan USS Abraham Lincoln yang memecahkan rekor operasi terlama di tengah konflik melawan Iran pada Jumat (14/8/2026). USS George Washington yang sebelumnya berbasis di Pasifik telah berlayar melintasi Selat Singapura dan Selat Malaka setelah bertolak dari pelabuhan Da Nang, Vietnam, pekan lalu dengan didampingi kapal penjelajah serta kapal perusak. Langkah rotasi militer ini dilakukan guna menjaga kekuatan armada Angkatan Laut AS di kawasan tersebut, sekaligus memberikan jeda istirahat bagi awak USS Abraham Lincoln setelah beroperasi lebih dari 250 hari di laut tanpa berlabuh selama lebih dari 200 hari.

Pengerahan kapal pengganti ini bertepatan dengan mengemukanya krisis internal di atas USS Abraham Lincoln, termasuk kasus gangguan kesehatan mental, insiden percobaan bunuh diri, kekurangan pasokan makanan, kontaminasi air, hingga masalah sanitasi.

Kondisi sulit yang dialami para prajurit di kapal induk tersebut memicu krisis politik di Washington, hingga Pemimpin Minoritas Senat AS Chuck Schumer mendesak pemecatan Menteri Pertahanan Pete Hegseth. "Ketika Pete Hegseth dinominasikan, semua orang tahu dia sama sekali tidak kompeten," kata Schumer.

Schumer menilai kegagalan kepemimpinan di Kementerian Pertahanan telah berdampak langsung pada keselamatan para pelaut di garis depan. "Sekarang para pelaut pemberani kita membayar harganya dengan cara yang mengerikan dan tak terbayangkan. Pete Hegseth harus segera dipecat," kata Schumer.

Kritik tajam juga datang dari Senator Richard Blumenthal melalui surat resmi yang dikirimkan kepada Menteri Pertahanan Pete Hegseth pada Rabu (12/8/2026). Blumenthal meminta Angkatan Laut memberikan penjelasan terbuka mengenai laporan pemburukan kondisi operasional dan fasilitas di atas kapal induk USS Abraham Lincoln. Pihak Angkatan Laut AS mengonfirmasi bahwa pertempuran sengit di Timur Tengah serta blokade laut terhadap pelabuhan Iran telah mengganggu pusat pasokan tradisional.

Kendati demikian, Menteri Pertahanan Pete Hegseth membantah klaim buruknya kondisi armada dan menegaskan bahwa deskripsi situasi di atas kapal induk tersebut telah sepenuhnya disalahartikan.

Saat ini Angkatan Laut AS memastikan seluruh awak USS Abraham Lincoln telah menerima akses air bersih dan pilihan makanan sehat sembari menunggu kedatangan USS George Washington di Samudra Hindia.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed