Atlet HYROX Beijing Alami Encopresis Saat Lomba, Arena Disterilkan
Ajang HYROX Beijing 2026 diwarnai insiden saat atlet elit Joanna Wietrzyk mengalami encopresis atau buang air besar tidak sengaja saat berlomba. Kejadian ini menyebabkan penyelenggara melakukan sterilisasi arena.
Encopresis terjadi ketika tinja terkumpul di usus besar dan rektum hingga bocor dan menodai pakaian dalam. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran kontaminasi karena peserta bersentuhan langsung dengan fasilitas seperti matras karet dan lintasan lari, dilansir dari Detik Health.
Penanggung jawab acara menyatakan peralatan yang terkontaminasi telah disingkirkan. Jalur lari disterilkan dan karpet diganti melalui prosedur pembersihan menyeluruh yang dijadwalkan berlangsung semalaman.
Menurut dr Aru Ariadno, spesialis penyakit dalam dan konsultan gastroentologi, hepatologi, olahraga dengan intensitas tinggi seperti HYROX dapat memicu masalah pencernaan termasuk encopresis.
"Aktivitas fisik yang berat dan berintensitas sangat tinggi dapat memicu masalah pencernaan. Akibat aktivitas ini aliran darah tubuh akan dialihkan dari organ tubuh lainnya menuju ke otot yang bekerja keras," kata dr Aru.
Kondisi ini biasa terjadi karena goncangan perut akibat lari atau aktivitas fisik lainnya serta konsumsi makanan yang sulit dicerna. Namun, kondisi ini bisa dihindari dengan pemilihan makanan yang tepat sebelum lomba.
"Sebaiknya mengonsumsi makanan yang tidak tinggi serat dan cukup cairan pada waktu sebelum dan saat melakukan kegiatan Hyrox perlu diperhatikan," ujar dr Aru menegaskan pentingnya persiapan makanan sebelum kompetisi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow