Bangladesh Gantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026
Federasi Sepak Bola Bangladesh (BFF) memastikan kesiapan tim nasionalnya untuk berlaga dalam turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia pada 23 September hingga 4 Oktober 2026. Kehadiran Bangladesh bertindak sebagai pengganti India yang memutuskan mundur dari kompetisi tersebut, sebagaimana dilansir dari Bola.
Keputusan tersebut diambil setelah Komite Tim Nasional (NTC) dan BFF menggelar pembahasan internal mendalam. Bangladesh nantinya akan mengisi persaingan di Grup A Divisi Utama bersama Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Pengunduran diri India terjadi akibat bentroknya jadwal pertandingan persahabatan melawan Brasil dengan batasan regulasi jendela internasional FIFA.
Pihak BFF mengungkapkan bahwa partisipasi dalam kejuaraan ini diprioritaskan setelah mempertimbangkan berbagai opsi agenda tim nasional.
"Presiden BFF dan Ketua NTC Tabith Awal meminta pendapat para anggota NTC mengenai apakah akan berpartisipasi dalam Piala FIFA ASEAN atau mengoperasikan turnamen empat negara di Dhaka," kata Sayed Hasan Kanon, Anggota NTC Timnas Bangladesh sekaligus Anggota Exco BFF.
Pertimbangan utama kesepakatan ini berpatokan pada efektivitas persiapan skuad dalam menghadapi ajang Kejuaraan SAFF 2026 mendatang.
"Kami secara bulat memberikan pendapat untuk ambil bagian dalam Piala FIFA ASEAN sebagai bagian dari persiapan tim Bangladesh menuju Kejuaraan SAFF mendatang karena Bangladesh akan menghadapi lawan-lawan yang lebih tangguh," kata Kanon.
Selain faktor teknis kompetisi, pihak penyelenggara juga memberikan sejumlah fasilitas pendukung yang menguntungkan finansial federasi.
"Selain itu, Bangladesh akan menerima uang partisipasi sementara tuan rumah akan menyediakan akomodasi serta tiket pesawat, jadi ini adalah pilihan yang bagus bagi kami daripada menggelar turnamen empat negara di Dhaka," katanya.
Di sisi lain, Federasi Sepak Bola India (AIFF) mengonfirmasi pembatalan keikutsertaan mereka karena keterbatasan kuota pertandingan dari FIFA.
"Kami tidak bisa berpartisipasi di Piala FIFA ASEAN karena komitmen yang sudah dibuat bersama Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF). Ada kendala teknis karena kami hanya bisa memainkan maksimal empat laga selama jendela FIFA (21 September-6 Oktober)," ujar Kalyan Chaubey, Presiden AIFF.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow