Banjir Bandang Nepal Menerjang Rombongan Warga AS Termasuk Pekerja Bay Area

Smallest Font
Largest Font

Seorang pimpinan teknis perusahaan penyimpanan data Pure Storage asal Bay Area, California, Prabhath Sajeepa (48), hilang bersama puluhan warga Amerika Serikat dalam bencana banjir bandang di Nepal pada hari Rabu. Musibah dahsyat ini menewaskan ratusan jiwa dan menyebabkan ribuan korban lain belum ditemukan, sebagaimana dilansir dari Detik iNET.

Otoritas Nepal telah merilis daftar nama awal 65 warga negara AS yang dinyatakan hilang dalam bencana tersebut. Sajeepa diketahui pernah bekerja di perusahaan teknologi Cisco sebelum menjabat di Pure Storage sejak tahun 2016. Selain itu, ia juga aktif di organisasi spiritual nirlaba Isha Foundation.

Keponakan Sajeepa, Kavya Koulagi Jayatheertha, mengonfirmasi bahwa rombongan yang berhubungan dengan yayasan tersebut sedang berkunjung ke lokasi terdampak. Sebanyak 80 anggota rombongan, termasuk 22 warga negara AS, dilaporkan hilang setelah terjangan banjir.

"Situasi ini sungguh mengerikan. Saya harap ia berada di tempat yang aman," kata Kavya Koulagi Jayatheertha, keponakan Sajeepa.

Sementara itu, pemimpin yayasan Jaggi Vasudev menjelaskan dalam unggahan video bahwa seluruh rombongan berada di dalam gedung imigrasi Gyirong tepat sebelum air banjir menghancurkan bangunan tersebut. Komunikasi terakhir dari ketua rombongan diterima hanya sembilan menit sebelum air bandang datang.

"Ini adalah peristiwa yang sangat mengerikan dan di luar dugaan," kata Jaggi Vasudev, pemimpin Isha Foundation.

Bencana ini diduga dipicu oleh patahnya bagian bawah gletser dari ketinggian yang menghantam dasar lembah hingga memicu longsoran es dahsyat.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed