Banjir Nepal Tibet Menewaskan 781 Orang dan Ribuan Masih Hilang
Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir bandang yang melanda wilayah perbatasan Nepal dan Tibet melonjak hingga 781 orang hingga Senin (31/8/2026). Operasi pencarian dan penyelamatan korban yang memasuki hari kelima mencatat sebanyak 2.502 warga masih dilaporkan hilang.
Otoritas Penanggulangan Bencana Nepal merinci daftar orang hilang mencakup 592 warga negara asing dan 933 pekerja proyek pembangkit listrik tenaga air di sepanjang aliran sungai. Distrik Rasuwa menjadi kawasan terparah dengan jumlah warga hilang mencapai 562 orang dari total 1.910 warga Nepal yang belum ditemukan.
Otoritas setempat menerbitkan peringatan kewaspadaan potensi banjir susulan setelah peningkatkan debit air terjadi di Sungai Bhotekoshi. Peringatan darurat dikirimkan melalui pesan seluler ke warga pada Minggu (30/8/2026) pagi saat petugas berupaya membersihkan jalur utama menuju Kathmandu.
Dampak kerusakan akibat luapan sungai meluas hingga menenggelamkan pemukiman, kendaraan, dan lahan pertanian di bawah endapan lumpur tebal. Di kota Galchhi, warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih tinggi di area jembatan guna menghindari arus deras sungai.
Pihak berwenang India juga menemukan tujuh jenazah di aliran sungai yang mengalir dari Nepal. Kendati diduga kuat merupakan korban banjir bandang, ketujuh jenazah tersebut belum dimasukkan ke dalam data korban tewas resmi.
Ribuan keluarga korban kini mendatangi sejumlah rumah sakit di Kathmandu untuk mencari kepastian informasi mengenai anggota keluarga mereka yang masih belum ditemukan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow