Barcelona Batalkan Acara Tribute Juara Dunia Imbas Kericuhan Suporter

Smallest Font
Largest Font

Barcelona membatalkan acara penghormatan untuk para pemainnya yang menjuarai Piala Dunia 2026 menyusul insiden kericuhan dan dugaan kekerasan aparat terhadap suporter sebelum laga melawan Elche pada Minggu (23/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Sport.

Keputusan tersebut diambil pihak manajemen untuk meredam ketegangan setelah beredarnya video viral yang memperlihatkan polisi nasional memukul suporter muda Barcelona usai membawa bendera Estelada khas Catalan di luar Stadion Martínez Valero.

Acara seremonial tersebut sedianya akan digelar di Camp Nou sebelum pertandingan melawan Athletic Bilbao pada Jumat (28/8/2026) dini hari WIB, di mana terdapat delapan pemain Barcelona dan tiga pemain Bilbao yang membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026.

Presiden Barcelona Joan Laporta mengonfirmasi pembatalan acara seremonial tersebut demi menjaga kondusivitas situasi yang dinilai kurang tepat.

"Upacara penghormatan bagi para juara dunia itu tidak akan dilaksanakan. Acara tersebut tidak akan digelar karena situasinya dianggap kurang tepat. (Federasi Sepak Bola Spanyol) memahami keputusan ini," ujar presiden Barca Joan Laporta.

Laporta menegaskan pentingnya nilai kebebasan berekspresi bagi seluruh pendukung klub dalam menghadiri pertandingan sepak bola.

"Sepak bola seharusnya menjadi sarana pemersatu, bukan pemicu konflik tertentu. Bendera Estelada mencerminkan aspirasi banyak pendukung Barça dan masyarakat Catalan. Hal ini merupakan bagian dari kebebasan berekspresi," kata Laporta.

Pihak klub juga menyampaikan sikap resmi terkait tindakan tegas yang diambil oleh oknum kepolisian terhadap suporter mereka sebelum pertandingan akhir pekan lalu.

"Kami mengecam dan menolak tindakan berlebihan aparat polisi nasional yang melakukan kekerasan terhadap pendukung Barça karena membawa bendera Estelada sebelum melawan Elche. Kami menuntut agar tindakan ini-setelah fakta-faktanya dipastikan kebenarannya-ditindaklanjuti dengan hukuman dan sanksi yang setimpal," ujar Laporta.

Barcelona berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan perlindungan terhadap kebebasan berekspresi para pendukung dapat dijamin sepenuhnya.

"Kami berharap hukuman yang tepat dapat menjamin bahwa masyarakat Catalan dan pendukung Barça bisa mengibarkan bendera tersebut tanpa rasa takut akan kekerasan fisik ataupun stigmatisasi dari aparat keamanan negara," tegas Laporta.

Barcelona merupakan klub penyumbang pemain terbanyak ke Timnas Spanyol pada Piala Dunia 2026 lalu, yakni delapan orang, di mana klub-klub penyumbang pemain lainnya telah menyelenggarakan acara penghormatan serupa.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed