Basuki Hadimuljono Buka Suara Soal Anggaran dan Reboisasi IKN
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Basuki Hadimuljono menegaskan pendanaan pembangunan IKN tetap terjamin dalam APBN 2027 meski namanya tak tertera secara eksplisit dalam 8 Program Prioritas Kebijakan Nasional pada Sabtu (15/08/2026) di IKN.
Ketiadaan nama IKN secara spesifik dalam pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dijelaskan Basuki sebagai bagian dari pengelompokan sektor pembangunan yang sudah mencakup sektor infrastruktur umum.
"Saya kira IKN bagian dari pembangunan infrastruktur. Tidak perlu disebutkan sendiri. Itu saya kira kebijakan beliau. Kan ada di dalam klaster infrastruktur dan kewilayahan, tidak terpisah," kata Basuki.
Skema pencairan alokasi pendanaan IKN senilai Rp 48 triliun dari Presiden Prabowo Subianto dilaporkan telah bergulir secara bertahap sejak 2025. Penyaluran dana tersebut meliputi Rp 10 triliun lebih pada 2025 dan sementara Rp 6 triliun pada 2026.
"Sudah, mulai dari tahun kemarin. Tahun kemarin ada Rp 10 triliun, tahun 2025 itu ada Rp 10 triliun koma sekian, tahun 2026 ini sementara ada Rp 6 triliun," kata Basuki.
Peluang penambahan alokasi dana pendukung proyek infrastruktur juga masih terbuka untuk periode tahun berikutnya.
"Nanti akan ada Insya Allah ada tambahan di 2027," ujarnya.
Pengelolaan aset fisik di kawasan IKN kini beralih ke Otorita IKN setelah penyerahan unit bangunan dari Kementerian Pekerjaan Umum serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Tanggung jawab perawatan gedung penunjang sepenuhnya berada di bawah Otorita IKN.
"Kami harus bertanggung jawab untuk memelihara dan mengoperasikannya. Dan kami siapkan itu," kata Basuki.
Besaran dana operasional serta perawatan sarana fisik IKN untuk tahun 2026 disiapkan mencapai ratusan miliar rupiah.
"Sekitar Rp 500 miliar tahun ini," ujar Basuki.
Selain masalah anggaran, Otorita IKN juga memfokuskan program pelestarian lingkungan dengan menanam lebih dari 5 juta pohon secara berkala sejak 2025.
"Kalau dua minggu itu kita nanam pohon, misalnya 90 persen, itu sudah 800-900 pohon ditanam. Belum masyarakat," ujar Basuki.
Langkah penghijauan tersebut dirancang untuk pemulihan ekosistem hutan tropis Nusantara, memulihkan lahan gersang seperti kondisi Borneo belasan tahun silam yang dipenuhi alang-alang.
"Dulu 15 tahun yang lalu, itu lebih jahat dari sini. Gersang, alang-alang. Tapi sekarang sudah jadi hutan tropis. Nah, ini mudah-mudahan 15 tahun lagi sudah (hijau), makanya kami rewilding itu," ujar Basuki.
Varietas tanaman kayu dan buah seperti belangeran, ulin, serta meranti menjadi komoditas utama. Dalam aksi penanaman di Daerah Aliran Sungai Sanggai pada Sabtu (15/08/2026), sebanyak 1.708 lubang tanam disiapkan untuk 2.300 peserta.
"Untuk yang ditanam, itu yang dihitung oleh MURI itu yang ditanam, bukan orangnya," katanya.
Kerja sama pemeliharaan pohon dilakukan melibatkan Asosiasi Petani Ibu Kota. Penyesuaian jadwal penyiraman menjadi dua hingga tiga hari sekali dilakukan guna menghemat air di tengah ancaman fenomena El Nino.
"Buat kami, ingin mengajak masyarakat ini menjadi lifestyle tadi, bukan hanya memperingati hari-hari besar, tapi karena kita memang butuh," katanya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow