Baznas Buka Pendaftaran Beasiswa Santri 2026 Kuota 2.500 Orang

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyediakan kuota Beasiswa Santri 2026 untuk 2.500 penerima. Program ini menyasar santri berprestasi dari keluarga kurang mampu yang duduk di kelas 12 SMA sederajat, dilansir dari Detikcom.

Bantuan dana senilai Rp 4 juta akan diberikan kepada tiap peserta terpilih. Program ini disiapkan guna mendampingi para santri melanjutkan jenjang pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN).

Pendaftaran Beasiswa Santri Baznas 2026 menetapkan serangkaian ketentuan seleksi. Informasi resmi dari akun Instagram @beasiswabaznasri merinci persyaratan umum sebagai berikut:

  • Santri berasal dari pesantren terdaftar Kementerian Agama yang dibuktikan lewat Nomor Statistik Pesantren (NSP/NSPP).
  • Santri tercatat sebagai siswa aktif kelas 12 MA sederajat di sekolah formal, dibuktikan melalui NISN serta surat keterangan aktif sekolah.
  • Santri mengantongi rekomendasi pimpinan pesantren serta memiliki akhlak terpuji.
  • Santri menunjukkan komitmen dan wawasan dalam mengimplementasikan nilai-nilai keislaman.
  • Santri melampirkan rata-rata nilai rapor, sertifikat, atau piagam penghargaan sebagai bukti prestasi akademik maupun non-akademik.

Persyaratan khusus juga diberlakukan oleh pihak penyelenggara bagi seluruh calon pendaftar:

  • Santri tergolong siswa berprestasi yang berasal dari keluarga duafa.
  • Santri telah memperoleh persetujuan orang tua atau wali untuk berkuliah di perguruan tinggi.
  • Santri tidak memiliki kewajiban ikatan pengabdian di pesantren usai lulus dari MA sederajat.
  • Santri siap mengikuti seluruh tahapan program Beasiswa Santri Baznas.
  • Santri yang dinyatakan lolos dilarang menerima bantuan pendidikan lain yang sejenis.

Dokumen Persyaratan yang Wajib Disiapkan

Pengajuan bantuan wajib melampirkan proposal dan surat permohonan. Berkas tersebut dilengkapi izin operasional pesantren ber-NSP/NSPP, struktur organisasi, SK pengangkatan pimpinan, foto KTP pimpinan, serta foto rekening bank milik lembaga.

Pendaftar perlu menyertakan sertifikat NPSN, sertifikat akreditasi sekolah, surat keterangan aktif, surat bebas pengabdian, dan foto bangunan pesantren. Berkas Data Terpadu Santri (DTS) yang memuat identitas individu, sekolah, dan hasil seleksi internal juga wajib diunggah.

Proses administrasi mensyaratkan Motivation Letter Santri (MLS). Dokumen ini berisi esai singkat mengenai motivasi diri, perguruan tinggi yang dituju, serta rekam jejak kontribusi sosial santri.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed