Thibaut Courtois Ungkap Strategi Belgia Redam Lamine Yamal di Perempat Final
Kiper tim nasional Belgia Thibaut Courtois membeberkan strategi khusus untuk meredam pergerakan penyerang Spanyol Lamine Yamal menjelang laga perempat final Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Los Angeles.
Dilansir dari Hayters, Courtois menyadari betul ancaman nyata yang dihadapi lini pertahanan skuadnya dari bintang muda milik Barcelona tersebut.
"Lamine is Lamine; we know he’s very talented in one-on-one situations," ujar Thibaut Courtois, Kiper Timnas Belgia.
Pemain Real Madrid tersebut menambahkan bahwa Yamal memiliki kecepatan serta kelincahan yang luar biasa di atas lapangan.
"I think ultimately it’s about marking him very closely, and when we can create a two-on-one situation, I think that’s how you try to stop him, but he’s a star, he’s a great player and it really is difficult to stop him." kata Thibaut Courtois, Kiper Timnas Belgia.
Belgia melangkah ke babak delapan besar setelah mengandaskan tuan rumah Amerika Serikat di babak 16 besar, namun Courtois meyakini Spanyol akan menjadi ujian yang jauh lebih berat.
"It’s a special match for me," tutur Thibaut Courtois, Kiper Timnas Belgia.
Pertandingan ini menjadi momen perdana bagi sang penjaga gawang menghadapi Tim Matador dalam turnamen resmi di luar laga persahabatan.
"Apart from in friendly matches, this is the first time I’ve come up against Spain in a major tournament, so it’s a special moment. I’ve already had loads of messages saying they’re not backing me this time, but anyway, at the end of the day I think it’s great and we’ll do everything we can to try and win." ucap Thibaut Courtois, Kiper Timnas Belgia.
Meskipun menyadari bahwa Spanyol lebih diunggulkan, Courtois menegaskan timnya akan berjuang maksimal demi meraih kemenangan.
"We know it’s a very difficult task, but then again, it’s football and anything is possible." tambah Thibaut Courtois, Kiper Timnas Belgia.
Di kubu lawan, suasana ruang ganti tim nasional Spanyol dilaporkan sangat kondusif dan santai saat menggelar latihan di Dignity Health Sports Park, Los Angeles.
Melansir laporan AS, para pemain seperti Gavi, Mikel Oyarzabal, dan Borja Iglesias terlihat ceria ketika menghadapi awak media di area wawancara.
Gavi bahkan sempat merespons kabar mengenai rencana penampilan musisi Justin Bieber pada upacara penutupan final di New Jersey mendatang.
"Yeah, I like Justin Bieber. If he sings at the final, even better. But we want to be there whether he sings or not." cetus Gavi, Gelandang Timnas Spanyol.
Pemain muda Barcelona itu turut menggarisbawahi bahwa kekuatan utama skuad asuhan Luis de la Fuente saat ini terletak pada rasa kebersamaan yang kokoh.
"It’s important that everyone is clear about their role, whether they play or not. We’re a national team — we represent a country. You have to contribute, whether it’s in training or when you get minutes.
The other day the subs came in and changed the match. Our biggest strength is that we’re united." tegas Gavi, Gelandang Timnas Spanyol.
Senada dengan rekannya, penyerang Borja Iglesias membagikan kisah masa lalunya saat masih membela Vigo di bawah asuhan pelatih Claudio Giráldez.
"One day, Claudio Giráldez gave us a talk that made me think. He said, ‘Soccer teaches you that you must always play — but reality is you don’t.’ And it’s true.
You prepare yourself to be available. But being here is already a luxury. I feel loved and supported.
The other day I got so many hugs." ungkap Borja Iglesias, Penyerang Timnas Spanyol.
Iglesias juga mengingatkan timnya untuk tidak jemawa mengingat sejarah kelam 40 tahun lalu ketika Spanyol yang diunggulkan justru takluk dari Belgia di Puebla.
"I don’t like talking about favorites. Portugal was one of the strongest teams in the World Cup. Belgium will be just as tough, or tougher.
They have great players. Right now, I’d say the best is Doku. Hopefully everything goes well tomorrow." sambung Borja Iglesias, Penyerang Timnas Spanyol.
Dirinya pun menaruh kepercayaan penuh kepada keharmonisan tim yang dinilai menjadi pembeda utama dari generasi Spanyol sebelumnya.
"What makes this team different from others in Spain’s history is the group. We’ve basically had the same squad since the coach took over. That’s how we won the Nations League and the Euro.
We’re all together. I’m calm. I look at the team and trust we'll give our best — hopefully all the way to the final." tutur Borja Iglesias, Penyerang Timnas Spanyol.
Mikel Oyarzabal turut mengekspresikan kepuasannya terhadap soliditas yang ditunjukkan oleh seluruh elemen tim di dalam maupun di luar lapangan.
"I’m happy with how everything is going collectively." jelas Mikel Oyarzabal, Penyerang Timnas Spanyol.
Saat ditanya mengenai potensi performa maksimal Lamine Yamal pada fase krusial ini, Oyarzabal memberikan jawaban penuh keyakinan.
"Absolutely." tukas Mikel Oyarzabal, Penyerang Timnas Spanyol.
Ia juga memberikan dukungan moral kepada rekan setimnya, Ferran Torres, yang dipercaya akan segera memberikan kontribusi besar bagi La Furia Roja.
"He knows he’s important for us. He’ll get chances. He’s close to doing big things. And he’ll get more, for sure." pungkas Mikel Oyarzabal, Penyerang Timnas Spanyol.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow