Sudin Bina Marga Jakarta Timur Perbaiki Puluhan PJU Padam
Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur bergerak cepat memperbaiki puluhan titik lampu Penerangan Jalan Umum yang padam total di Jalan Pemuda dan Jalan Raya Bogor akibat aksi pencurian komponen material panel listrik dan kabel oleh orang tidak dikenal.
Kepala Seksi Prasarana, Sarana, Utilitas Kota, dan Penerangan Jalan Umum Sudin Bina Marga Jakarta Timur, Yanuar Ikhsan mengonfirmasi hilangnya satu unit konektor serta sejumlah rangkaian kabel wiring di Jalan Pemuda, Rawamangun yang menyebabkan 50 titik lampu padam sejak Minggu (10/5/2026).
"Dampaknya adalah jumlah lampu yang padam ada 50 titik, Saat ini sedang dilakukan penanganan perbaikan dan insyaalah nanti malam sudah menyala kembali," ucap Yanuar, Jumat (15/5/2026).
Pihak Sudin Bina Marga Jakarta Timur sempat menerapkan sistem pengaturan manual untuk mengaktifkan kembali lampu berdaya 90 watt dan 120 watt tersebut agar tidak mengganggu keselamatan pengguna jalan.
"Saat itu sementara, pengoperasian lampu dilakukan dengan sistem pengaturan manual sambil menunggu proses penggantian perangkat yang rusak atau hilang akibat pencurian," ucap Yanuar saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (17/5/2026).
Petugas di lapangan terus bersiaga melakukan pemantauan intensif di lokasi demi memastikan stabilitas aliran daya serta mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat kondisi jalan yang gelap gulita.
"Keberadaan dan kondisinya perlu dijaga bersama-sama. Ini harus dijaga bersama demi kenyamanan dan keamanan warga Jakarta dan sekitarnya," ujar Yanuar meminta peran aktif masyarakat dalam menjaga aset kota.
Aksi vandalisme serupa juga melanda kawasan Jalan Raya Bogor pada Senin (18/5/2026) hingga menyebabkan pemadaman 30 titik lampu jalan akibat hilangnya kabel jenis toevoer di sekitar lampu merah Cibubur.
"Lampu padam di wilayah tersebut karena ada pencurian kabel toevoer sebanyak 30 titik," ungkap Yanuar melalui pesan WhatsApp, Selasa (19/5/2026).
Seluruh kerusakan di Jalan Raya Bogor dipastikan telah rampung diperbaiki oleh tim teknis Sudin Bina Marga Jakarta Timur sehingga arus lalu lintas kendaraan kini kembali normal dengan pencahayaan yang optimal.
"Untuk lampu yang sempat padam sudah kita perbaiki seluruhnya," kata Yanuar.
Selain dua lokasi tersebut, laporan kehilangan juga terjadi di Jalan Inspeksi Kanal Banjir Timur, Cakung, dengan rincian kehilangan 40 lampu di sisi barat Kelurahan Ujung Menteng dan enam lampu di Kelurahan Pulo Gebang.
Kondisi utilitas kota yang rentan padam ini memicu pembahasan mengenai efisiensi energi rumah tangga, di mana para ahli menyarankan pemadaman lampu hunian tetap menjadi pilihan bijak jika ruangan ditinggalkan dalam waktu lama.
"Jika Anda meninggalkan ruangan selama lebih dari beberapa menit, tetap merupakan kebiasaan yang baik untuk mematikan lampu-terutama jika Anda tidak menggunakan smart home," kata Direktur Penjualan JascoPro, Joshua Roberson dilansir dari Better Homes & Gardens, Kamis (21/5/2026).
Meskipun penggunaan lampu LED modern saat ini sudah sangat hemat daya dibandingkan model lampu pijar lama, mematikan lampu tetap berdampak pada umur pakai perangkat elektronik di dalam rumah.
"Mematikan lampu saat meninggalkan ruangan dapat membantu menghemat energi, tetapi dengan pencahayaan LED modern, penghematannya seringkali minimal-terutama dibandingkan dengan lampu pijar atau halogen lama. Pencahayaan saat ini sudah sangat efisien," jelas Roberson.
Di sisi lain, aspek keamanan lingkungan juga menjadi pertimbangan penting bagi pemilik rumah untuk tetap menyalakan lampu luar ruangan guna meminimalkan risiko kriminalitas.
"Lampu teras, penerangan tangga, atau sensor gerak luar ruangan memiliki fungsi penting setelah gelap. Tetapi untuk hal lainnya, tidak ada alasan untuk mematikan lampu jika tidak digunakan," kata Direktur urusan strategis di Rayburn Electric Cooperative, Gentry Ewing.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow