Polisi Amankan Pria Viral Lempar Batu Pecahkan Kaca Mobil di Jagakarsa
Polsek Jagakarsa mengamankan seorang pria bernama KB, usia 41 tahun, yang viral di media sosial karena mengamuk dan melempar batu ke kaca mobil di Jalan Durian, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Peristiwa ini terjadi pada Rabu pagi, 2 September 2026, dan terekam dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial.
Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, menyatakan bahwa tim penyidik telah meminta keterangan kepada KB terkait motif perusakan yang dilakukannya.
"Hari ini dari Polsek Jagakarsa sudah mengamankan seseorang yang diduga melakukan perusakan sebuah mobil yang di Jalan Durian, Jagakarsa. Inisialnya KB, umur 41 tahun," ujar Kompol Nurma Dewi.
KB menjelaskan bahwa awalnya ia hendak menuju gereja dan melihat seorang pria berbaju putih yang menahan mobil tersebut. Ia tidak mengenal sopir atau pria berbaju putih itu.
"Saya kan hanya cuma punya hati untuk mau tolong saja. Jadi sampai di situ itu sopir itu langsung gas mobil, orang itu jatuh dari mobil itu dia tergantung. Oh, tergantung. Gulingnya di aspal langsung dia bangun gini, dia teriak maling," kata KB.
Menurut KB, teriakan tersebut membuatnya mengira sopir mobil itu adalah maling, sehingga ia ikut mengejar mobil tersebut.
"Jadi langsung saya ikut kejar. Dia mau nabrak saya. Mobilnya ini yang bawa mobil ini juga dia sementara mengendarai itu kan lagi ramai juga di jalan," katanya.
KB mengaku emosional karena merasa tidak ada yang peduli di sekitar lokasi kejadian, sedangkan ia berusaha menghentikan mobil yang kabur itu.
"Jadi yang saya emosi itu yang waktu saya kejar, pas kejar, iya suruh mau buka pintu mobil mau nanya apa persoalan kamu kabur, orang ada teman yang jatuh dari mobil kamu kabur terus. Iya. Tapi dia karena takut, dia nggak mau buka, ya udah, saya dengan cara memecah kaca," ungkap KB.
Alasan KB memecahkan kaca mobil adalah untuk mencegah sopir kabur lebih jauh.
"Iya, saya, saya pecah itu supaya dia jangan lanjut jalan lagi," ujarnya.
Polisi sebelumnya telah mengantongi data pelaku dan mencari keberadaannya setelah video aksi pelemparan batu viral di media sosial, meskipun belum ada laporan resmi dari pemilik kendaraan.
"Untuk pelaku sudah ada datanya, lagi kita cari orangnya," kata Kompol Nurma Dewi saat peristiwa mulai ramai diperbincangkan pada 2 September 2026.
Kepolisian memastikan ada pihak yang diduga sebagai pelaku dan korban dalam kejadian tersebut dan akan mendalami kasus setelah meminta keterangan dari kedua belah pihak.
"Jelas kan ada pelaku dan korban," ujar Kompol Nurma Dewi.
Hingga kini pencarian terhadap pelaku dan pengumpulan informasi masih terus dilakukan untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian itu.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow