BKD Jabar Temukan Transaksi Judi Online Pegawai DSDA Capai Rp14 Miliar
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat mengungkap aktivitas perjudian daring dengan transaksi tertinggi ditemukan di Dinas Sumber Daya Air (DSDA) Jawa Barat. Berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), sebanyak 2.663 pegawai terindikasi terlibat dengan nilai transaksi kumulatif mencapai Rp14 miliar.
Temuan ini mencakup 419 Aparatur Sipil Negara (ASN), 634 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan 1.610 PPPK paruh waktu. Nilai transaksi per individu bervariasi, mulai dari Rp10 ribu hingga angka tertinggi yang menyentuh ratusan juta rupiah di lingkup DSDA.
Kepala Dinas Sumber Daya Air Jawa Barat, Dikky Achmad Sidik, mengonfirmasi terdapat 149 pegawai di unit kerjanya yang masuk dalam daftar catatan PPATK tersebut, dengan rincian 21 ASN dan sisanya didominasi PPPK paruh waktu. Dilansir dari IDN Times, pimpinan dinas tersebut langsung merespons informasi tersebut pada Rabu (22/7/2026).
"Apalagi kalau dikaitkan dengan jumlah yang ada di Dinas SDA, jumlahnya kan ini kaget juga saya mendengarnya, ada 149 dengan PNS 21, kemudian sisanya P3K, di mana paling banyak itu adalah P3K paruh waktu," kata Kepala Dinas Sumber Daya Air Jawa Barat, Dikky Achmad Sidik.
Pengawasan internal dan penegakan disiplin segera ditingkatkan oleh pihak manajemen melalui pengarahan langsung kepada jajaran staf. Upaya peringatan mengenai sanksi berat hingga pemutusan hubungan kerja disampaikan dalam apel dinas.
"Jadi pertama sejak disampaikan data transaksi dari PPATK, disosialisasikan oleh BKD, kemudian tidak lama setelah itu, saya langsung apel khusus berkaitan dengan masalah judi online ini, karena ini masalah serious," kata Dikky.
Sanksi bagi ASN mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS. Sementara itu, pegawai status PPPK menghadapi ancaman pemutusan kontrak kerja secara langsung apabila terbukti melakukan pelanggaran disiplin berat.
"Saya katakan ini maka risikonya akan menjadi sangat riskan, apalagi terutama untuk P3K, Jadi karena otomatis ada perjanjian, jika dipertimbangkan bisa saja kemudian diputus perjanjiannya. Seperti itu saya katakan di apel," kata Dikky.
Meskipun identitas para pegawai yang terindikasi belum dipublikasikan secara resmi, langkah tegas kepemimpinan instansi telah memicu kepanikan di kalangan staf yang merasa terlibat, terutama di tingkat unit pelaksana teknis daerah (UPTD).
"Ternyata dampak saya memimpin apel itu cukup besar. Walaupun saya belum umumkan siapa yang melakukan, saya juga tidak tahu, kan kebanyakan memang di kantor-kantor UPTD atau kantor cabang kita yang banyak kasusnya," kata Dikky.
Ketakutan akan kehilangan pekerjaan membuat sejumlah pegawai yang terdaftar dalam laporan transaksi mengalami tekanan psikologis sebelum pengumuman resmi dikeluarkan.
"Jadi banyak yang sampai tidak bisa tidur yang melakukan ya. Jadi yang melakukan sampai tidak bisa tidur karena takut putus kontrak dan seterusnya. Padahal saya belum umumkan siapa per orangnya," kata Dikky.
Pemeriksaan internal yang dilanjutkan oleh DSDA Jawa Barat menunjukkan variasi perbuat dan alasan dari para pegawai yang tercantum dalam data PPATK. Beberapa pegawai membantah bermain secara langsung dan mengklaim rekening pribadi mereka digunakan oleh anggota keluarga.
"Kan ini laporan kan dari PPATK ya, jadi ada transaksi keuangan secara elektronik yang masuk ke rekening gitu ya. Sebagian ada yang menyanggah, ternyata kan setelah ditelusuri yang menggunakan itu bisa jadi salah satu anggota keluarganya," kata Dikky.
Selain penyalahgunaan rekening oleh pihak keluarga, temuan lapangan juga menunjukkan adanya pegawai yang memfasilitasi pengiriman uang ke situs judi online milik orang lain untuk mendapatkan imbalan atau jasa pengiriman.
"Dan kemudian ada juga memang istilahnya bantuin kirimnya. Ada juga jadi yang bersangkutan tidak tapi bantuin ngirim dengan embel-embel mungkin dapat biaya kirimnya dan seterusnya, itu juga ada juga yang seperti itu. Dan mungkin itu yang kenapa muncul transaksinya besar," kata Dikky.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow