BMKG Minta Warga Pontianak Waspadai Kabut Asap dan Polusi Udara
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Kota Pontianak untuk mewaspadai potensi penurunan kualitas udara akibat serbuan kabut asap pada Sabtu (22/8/2026). Meski Kota Pontianak mencatatkan nihil titik panas (hotspot), polusi udara berisiko meningkat akibat sebaran asap dari daerah tetangga.
Hasil pantauan BMKG Kalimantan Barat menunjukkan bahwa Kota Pontianak berada pada level nol titik api. Namun, ratusan titik panas justru terdeteksi membakar wilayah sekitarnya, seperti Sanggau dengan 724 titik panas, Ketapang 681 titik, Landak 394 titik, Kapuas Hulu 307 titik, serta Kubu Raya sebanyak 132 titik panas.
Pergerakan angin kencang di ketinggian 3.000 kaki bertiup dari arah Tenggara menuju Selatan dengan kecepatan 20 hingga 25 knot. Kondisi ini membawa aroma sisa tumbuhan terbakar dan mendorong asap karhutla masuk ke wilayah perkotaan Pontianak.
Pengukuran konsentrasi partikulat PM2.5 menunjukkan indeks kualitas udara di Pontianak berkisar antara kategori Sedang hingga Tidak Sehat. Fenomena kabut asap ini paling terasa pekat pada waktu malam hingga pagi hari.
Warga yang beraktivitas di luar ruangan mulai mengeluhkan aroma sangit yang menyengat sejak pagi. Banyak warga menyuarakan keresahan mereka terkait polusi harian dan melontarkan pertanyaan seperti "kenapa pontianak sering kabut asap" saat memasuki musim kering.
Prediksi Hujan dan Risiko Kebakaran Hutan
Selain ancaman polusi, BMKG memprakirakan potensi hujan ringan secara lokal berpeluang turun di Pontianak pada siang hingga sore hari. Guyuran hujan diharapkan dapat membantu meluruhkan partikel polutan yang menggantung di udara.
Wilayah Kalimantan Barat secara umum masih tergolong rentan terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan saat curah hujan minim. Pertanyaan warga mengenai "apakah pontianak rawan kebakaran hutan" kerap muncul mengingat tingginya intensitas lahan gambut di daerah penyangga sekitar kota.
| Wilayah / Parameter | Jumlah Titik Panas (Hotspot) | Kondisi Kualitas Udara (PM2.5) |
|---|---|---|
| Kota Pontianak | 0 | Sedang hingga Tidak Sehat |
| Kabupaten Sanggau | 724 | – |
| Kabupaten Ketapang | 681 | – |
| Kabupaten Landak | 394 | – |
| Kabupaten Kapuas Hulu | 307 | – |
| Kabupaten Kubu Raya | 132 | – |
Imbauan Kesehatan bagi Masyarakat
Pemerintah daerah dan petugas kesehatan terus memantau pergerakan kualitas udara guna mengantisipasi lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Warga mengusahakan berbagai tindakan pencegahan sambil mencari informasi mengenai "bagaimana cara melindungi pernapasan dari polusi" yang kian memburuk.
- Menggunakan masker medis atau N95 saat beraktivitas di luar rumah.
- Mengurangi kegiatan fisik berintensitas tinggi di area terbuka pada malam dan pagi hari.
- Menjaga hidrasi tubuh dengan mengonsumsi air putih secara cukup.
- Mengamankan sanitasi serta menjaga sirkulasi udara di dalam rumah tetap bersih.
BMKG Imbau masyarakat untuk terus memperbarui informasi cuaca dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan guna mencegah perluasan titik api di wilayah Kalimantan Barat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow