Bocah Tujuh Tahun Meninggal Akibat Virus Influenza A di Hong Kong
Pihak berwenang kesehatan Hong Kong mengonfirmasi seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun meninggal dunia akibat infeksi berat influenza A pada Selasa (4/8/2026). Peristiwa ini mencatatkan kasus kematian anak pertama akibat virus flu di Hong Kong pada tahun 2026.
Pasien yang sebelumnya sehat dan telah menerima vaksinasi influenza musiman 2025/26 tersebut mulai mengalami batuk serta pilek pada akhir Juli, sebelum akhirnya menderita demam tinggi. Kondisinya memburuk hingga harus dirawat di unit perawatan intensif anak Rumah Sakit Princess Margaret sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Hasil pemeriksaan laboratorium mengonfirmasi spesimen respiratorik pasien positif terinfeksi virus influenza A subtipe H3 dengan diagnosis klinis komplikasi syok dan ensefalopati. Penyelidikan Pusat Perlindungan Kesehatan (CHP) menunjukkan pasien tidak memiliki riwayat perjalanan luar negeri, namun salah satu anggota keluarganya sempat mengalami gejala saluran pernapasan atas.
Hong Kong telah memasuki musim flu sejak akhir Juni dengan tingkat aktivitas virus yang diperkirakan tetap tinggi selama beberapa pekan ke depan. Data pengawasan terbaru mencatat persentase spesimen respiratorik yang positif influenza mencapai 10,65 persen, dengan dominasi subtipe H3 sebesar 48 persen, disusul H1 sebesar 41 persen, dan influenza B sebesar 11 persen.
Pusat Perlindungan Kesehatan mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta meminta kelompok berisiko tinggi seperti anak-anak dan lansia mengenakan masker di tempat keramaian. Orang tua juga diminta segera membawa anak ke rumah sakit jika muncul gejala berat seperti sesak napas, bibir kebiruan, nyeri dada, atau kejang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow