BP BUMN dan Danantara Siapkan Sistem Grading Baru SDM

Smallest Font
Largest Font

Pengelolaan sumber daya manusia di seluruh lingkungan Badan Usaha Milik Negara bakal diseragamkan lewat skema standardisasi baru. Langkah ini ditempuh melalui penyusunan acuan bersama yang mencakup pengembangan talenta, jenjang karier, hingga penilaian nilai jabatan. Rencana strategis tersebut dimatangkan melalui kolaborasi intensif antara Badan Pengelola BUMN bersama Danantara, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

Inisiatif standardisasi ini dibahas secara mendalam dalam rapat internal BP BUMN yang dipimpin langsung oleh Dony Oskaria.

Dony Oskaria sendiri memegang mandat ganda sebagai Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer atau COO Danantara. Penyusunan format acuan baru tersebut difokuskan untuk membentuk tata kelola SDM yang jauh lebih profesional, terukur, dan berbasis meritokrasi.

Melalui standardisasi ini, penilaian atas posisi jabatan, kecakapan kompetensi, dan kontribusi para pekerja dapat dinilai secara lebih konsisten di seluruh entitas BUMN. Dalam proses perumusannya, penyusunan sistem grading disepakati harus bermula dari penetapan standar acuan bersama internal terlebih dahulu.

Tahapan perumusan internal ini diposisikan sebagai fondasi utama sebelum nantinya dibandingkan dengan skema yang telah beroperasi di masing-masing perseroan. "Menurut saya yang paling susah itu membuat grading system versi kita dulu. Kita boleh benchmark, tetapi versi kita yang utama.

Kita mulai dari nol dan menentukan terlebih dahulu grading system yang kita mau seperti apa," ujar Dony dalam keterangan tertulis, Senin (24/8/2026). Proses standardisasi tata kelola SDM tersebut dijalankan secara cermat dan penuh kehati-hatian agar penerapannya di lapangan berjalan konsisten.

Rangkaian pelaksanaannya dirancang melewati sejumlah tahapan berjenjang, mulai dari perumusan sistem, penilaian atau assessment, hingga kalibrasi menyeluruh.

Setelah tahapan kalibrasi selesai, implementasi sistem akan digulirkan secara bertahap kepada setiap entitas perusahaan pelat merah. Penerapan bertahap tersebut tetap mempertimbangkan perbedaan karakteristik operasional serta skala bisnis dari masing-masing perusahaan BUMN. Melalui pembenahan standardisasi ini, BP BUMN dan Danantara mendorong terbentuknya ekosistem jalur karier yang transparan, kompetitif, dan profesional.

Kebijakan satu acuan ini ditujukan guna membuka ruang tumbuh yang adil bagi seluruh talenta potensial.

"Penerapan single grading system diharapkan dapat memastikan pengelolaan talenta dilakukan secara objektif dan terukur, sekaligus memberikan kesempatan yang setara bagi talenta terbaik untuk berkembang sesuai dengan kompetensi, kinerja, dan kontribusinya," ujar Dony.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed