Bulgaria Menang Kontes Lagu Eurovision 2026 di Vienna
Bulgaria berhasil menjuarai Kontes Lagu Eurovision 2026 untuk pertama kalinya melalui penampilan penyanyi Dara di Vienna, Austria, pada Sabtu, 16 Mei 2026.
Penyanyi berusia 27 tahun tersebut sukses meraih total 516 poin lewat lagu bergenre lagu pesta berjudul "Bangaranga" yang terinspirasi dari ritual kuno kukeri.
Kemenangan mengejutkan ini sekaligus mengandaskan ambisi Israel yang harus puas berada di tempat kedua dengan raihan 343 poin, disusul Rumania di peringkat ketiga dengan 296 poin.
Gelaran ke-70 ini diwarnai aksi boikot dari lima negara, yaitu Irlandia, Spanyol, Belanda, Slovenia, dan Islandia, sebagai bentuk protes atas partisipasi Israel di tengah situasi Gaza.
Pihak kepolisian Wina melaporkan sekitar 2.000 demonstran menggelar aksi unjuk rasa di pusat kota menentang keikutsertaan perwakilan Israel tersebut.
Selain boikot, kompetisi tahun ini menerapkan aturan baru yang membatasi jumlah pilihan, di mana penonton hanya boleh memberikan 10 suara individu dari yang sebelumnya 20 suara.
Sementara itu, perwakilan Inggris Raya yang menampilkan Look Mum No Computer atau Sam Battle terpuruk di posisi juru kunci setelah sama sekali tidak mendapatkan poin dari pemungutan suara publik.
Sejarawan Eurovision, Dean Vuletic, memberikan pandangannya mengenai dinamika kompetisi yang sering kali memunculkan pemenang yang tidak terduga.
"Eurovision has never really been a contest for big stars. It’s largely been a contest for underdogs," kata Dean Vuletic, Sejarawan Eurovision.
Ia menambahkan bahwa penonton lebih menyukai melihat perjuangan para artis pendatang baru atau perwakilan dari negara-negara yang lebih kecil di atas panggung.
"People like to see the underdog on stage. They like to the artist-in-the-making on stage or an artist from a smaller, poorer country on stage." ujar Dean Vuletic, Sejarawan Eurovision.
Di sisi lain, Direktur Jenderal lembaga penyiaran publik Islandia, Stefan Eiriksson, menjelaskan alasan utama penarikan diri negaranya dari kompetisi di Wina.
"In the current situation, there is no peace and joy associated with this contest. Therefore, first and foremost, we are withdrawing as long as the situation remains the same." kata Stefan Eiriksson, Direktur Jenderal RUV.
Dari aspek budaya, lagu Bangaranga milik Dara dimaknai sebagai sebuah representasi energi positif yang mendalam bagi setiap pendengarnya.
"bangaranga is a special energy that everyone has got in themselves, a feeling that everything is possible." kata Dara, Penyanyi.
Dengan hasil akhir ini, European Broadcasting Union bersiap menunjuk Bulgaria sebagai tuan rumah untuk menyelenggarakan Kontes Lagu Eurovision ke-71 pada tahun depan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow