Buriram United Esports Sabet Gelar Juara SEA Premier League Season 1
Klub asal Thailand, Buriram United Esports, keluar sebagai juara SEA Premier League Season 1 setelah mengalahkan King Of Gamers dalam laga penentuan babak Playoffs. Rangkaian turnamen kompetisi EA SPORTS FC Mobile tingkat regional Asia Tenggara yang berlangsung sejak 11 Juli 2026 ini resmi berakhir setelah berjalan selama delapan pekan.
Buriram United Esports mencatatkan sejarah sebagai tim pertama yang mengangkat trofi kejuaraan tersebut. Gelar juara diamankan usai mereka bangkit dari Lower Bracket pada fase babak gugur Double Elimination.
Sebelum melaju ke babak Playoffs, Buriram United Esports mengakhiri Group Stage berformat Single Round League di posisi puncak klasemen dengan raihan 86 poin. Mereka memimpin tipis dari pesaing terdekatnya yang mengumpulkan 85 poin.
Sebanyak 16 tim yang berasal dari Indonesia, Thailand, dan Malaysia bersaing ketat sepanjang 15 Match Day untuk memperebutkan total hadiah sebesar 50.000 dolar AS. Persaingan memperebutkan posisi empat besar menuju babak Playoffs bahkan terus berlangsung sengit hingga laga terakhir di Match Day 15.
Thailand mendominasi jajaran Top 4 fase liga yang berhasil melaju ke babak Playoffs. Empat tim terbaik tersebut meliputi Buriram United Esport di posisi pertama dengan 86 poin, Tenacity di urutan kedua dengan 85 poin, MiTH di peringkat ketiga dengan 78 poin, dan King Of Gamers di posisi keempat dengan 72 poin.
Kedatangan Mark Jackson sebagai pelatih baru di tim sepak bola Lion City Sailors diumumkan secara resmi oleh manajemen klub Singapura tersebut pada Rabu, 9 September 2026.
"Saya sangat terhormat bisa bergabung klub sepak bola fantastis ini," ucap Jackson di laman resmi klub.
Ia menyampaikan keputusannya berpindah klub dipengaruhi oleh arah strategis organisasi.
"Saya tak sabar mulai bekerja, bertemu pemain, staf, dan suporter, dan menjadi bagian dalam perjalanan ini," jelasnya.
Mantan pelatih Buriram United itu juga membeberkan alasan utamanya menerima pinangan klub berseragam putih tersebut.
"Ambisi dan visi klub adalah faktor utama dalam keputusan saya bergabung," jelasnya.
Di sisi lain, kepergian Jackson dari Buriram United secara resmi disampaikan melalui rilis resmi klub Thailand tersebut.
"Buriram United FC mengucapkan terima kasih pada Mark Jackson atas dedikasinya sebagai pelatih kepala," demikian rilis klub.
Manajemen klub mengakhiri pengumuman tersebut dengan mendoakan karier sang juru taktik.
"Serta untuk kesuksesan yang ia capai bersama tim selama tahun ini," lanjut pihak klub.
Pihak Buriram United menambahkan apresiasi atas kontribusi Jackson selama memimpin tim.
"Kami berharap dirinya sukses dengan petualangan masa depannya," tulis manajemen Buriram United.
Sementara itu, delapan wakil Indonesia yaitu Ragnala Othala, EVOS Esports, GRD ID, Libas E-Sports, Elitano Esports, Oxygen, Cosmo Esports, dan Kaki Bangku FC belum berhasil menembus babak Top 4. Kehadiran wakil Indonesia dalam kompetisi ini menjadi pengalaman berharga untuk mengukur kemampuan saat berhadapan dengan tim-tim kuat kawasan Asia Tenggara.
| Posisi | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Buriram United Esport | 86 |
| 2 | Tenacity | 85 |
| 3 | MiTH | 78 |
| 4 | King Of Gamers | 72 |
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow