Michael Carrick Tanggapi Santai Klaim Elliot Anderson Soal Manchester City

Smallest Font
Largest Font

Manajer Manchester United Michael Carrick menanggapi santai klaim gelandang Manchester City Elliot Anderson yang menyebut timnya sebagai Raja Manchester. Tanggapan santai tersebut disampaikan Carrick menjelang laga Derby Manchester pada Minggu (13/9/2026), dilansir dari Bola.

Pernyataan Anderson memicu sorotan karena disampaikan saat ia resmi bergabung dengan The Citizens dari Newcastle United pada Juli 2026 dengan nilai transfer 116 juta poundsterling. Laga derby mendatang menjadi momen penting dalam persaingan kedua klub papan atas Inggris tersebut.

Carrick menyambut pembicaraan mengenai klaim pemain lawan itu dengan nada bercanda. Ia menegaskan tidak akan memakai sebutan serupa untuk timnya.

"Saya jelas tidak akan menggunakan frasa itu, sama sekali tidak," ujar Michael Carrick, Manajer Manchester United.

Sebelumnya, Anderson yang kini berusia 23 tahun mengekspresikan antusiasmenya untuk segera berhadapan dengan rival sekota saat diperkenalkan ke publik. Situs resmi Manchester City bahkan memberikan penekanan khusus pada kata Kings dalam publikasi pernyataan tersebut.

"Ini adalah salah satu derby terbesar di dunia. Dan selama yang saya ingat, City adalah Raja Manchester," kata Elliot Anderson, Gelandang Manchester City.

Pertandingan derby melawan Manchester City memiliki catatan tersendiri dalam karier Carrick. Pada laga pertamanya sebagai manajer permanen Setan Merah, ia membawa timnya meraih kemenangan 2-0 atas City asuhan Pep Guardiola di Old Trafford.

Rekor 20 pertemuan terakhir kedua tim di Premier League mencatat Manchester City menang 10 kali, Manchester United menang tujuh kali, dan tiga laga berakhir imbang. Meski demikian, Manchester United belum pernah finis di atas City di klasemen liga sejak musim 2012/2013, ketika Anderson masih berusia 10 tahun.

Dalam kurun waktu tersebut, Manchester City mengoleksi tujuh gelar Premier League, tiga Piala FA, tujuh Piala Liga Inggris, satu Liga Champions, dan satu Piala Dunia Antarklub. Sementara Manchester United mengumpulkan dua Piala FA, dua Piala Liga Inggris, dan satu Liga Europa.

Carrick memahami posisi klubnya dalam beberapa tahun terakhir dan memilih untuk bersikap realistis demi mengembalikan daya saing tim secara konsisten.

"Saya memahaminya," ujar Michael Carrick, Manajer Manchester United.

Manajer Manchester United itu menegaskan pentingnya fokus pada target jangka panjang untuk mengubah peta kekuatan di Manchester.

"Kami cukup rendah hati dan realistis untuk mengetahui dari mana kami berasal dalam beberapa tahun terakhir," ujar Michael Carrick, Manajer Manchester United.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed