Chivu Tegaskan Tak Meniru Total Gaya Kepelatihan Mourinho di Inter
Pertemuan antara Real Madrid dan Inter Milan pada matchday pertama fase liga Liga Champions di Santiago Bernabeu, Rabu (9/9/2026) dini hari WIB, menjadi momen spesial bagi Cristian Chivu. Pelatih Inter tersebut bakal beradu taktik secara langsung melawan mantan pelatihnya, Jose Mourinho, seperti dilansir dari Detik Sport. Mourinho memiliki ikatan emosional dan histori kuat dalam perjalanan karier Chivu.
Meski demikian, Chivu menegaskan bahwa filosofi serta gaya melatih yang ia terapkan saat ini tidak meniru total pendekatan juru taktik berjuluk The Special One tersebut. Sebelum terjun ke dunia kepelatihan, Chivu merupakan pilar penting di lini belakang Nerazzurri sewaktu ditangani Mourinho. Ia mencatatkan 59 penampilan di seluruh kompetisi bersama pria asal Portugal tersebut dan turut mengantarkan Inter merengkuh trofi treble pada musim 2009/2010.
Pencapaian treble itu diraih Chivu meski sempat mengalami cedera retak tengkorak di pertengahan musim, yang memaksanya mengenakan pelindung kepala hingga pensiun. Pendampingan Mourinho saat masa-masa sulit itu membekas kuat dalam ingatan pelatih asal Rumania tersebut.
"Mourinho itu spesial buat saya. Saya beruntung bisa bertemu dengannya, Dia banyak membantu saat saya melalui masa-masa sulit dalam hidup, dan saya tidak akan melupakan itu," ujar Chivu. Kendati mengakui besarnya peran Mourinho, Chivu enggan disebut mengekor gaya kepelatihan sang mentor. Ia menekankan bahwa karakter kepelatihannya terbentuk mandiri dari akumulasi pengalaman selama merumput dan mengarsiteki tim level usia muda.
"Saya tidak pernah meniru siapapun. Saya punya ide permainan saya sendiri, yang didapat saat masih bermain dan pengalaman bertahun-tahun melatih level usia muda, di mana saya mendapat banyak pengalaman yang banyak membantu selama ini," tutur Chivu.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow