Como Raih Kemenangan Debut Liga Champions Melawan RB Leipzig
Como berhasil meraih kemenangan dalam debutnya di Liga Champions 2026/2027 saat menghadapi RB Leipzig di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Kamis (10/9/2026), sebagai bagian dari matchday 1 fase grup.
Klub asal Italia yang berbasis di tepi Danau Como ini mencatat sejarah baru setelah lama fokus pada sepak bola atraktif di Serie A. Stadion berkapasitas 13.000 penonton ini dulunya memerlukan perbaikan signifikan.
Nilai klub yang sebelumnya di bawah 1 juta euro mulai meningkat sejak pengambilalihan oleh Djarum Group pada 2019, dengan target mencapai lebih dari 1 miliar euro di masa depan, menurut laporan dari Bola.
Presiden Como 1907, Mirwan Suwarso, menjelaskan bahwa investasi awal berawal dari rencana Mola TV membuat dokumenter sepak bola di Italia, yang kemudian melihat potensi besar klub ini meski baru promosi ke Serie C dan fasilitasnya kurang layak.
Di bawah kepemilikan Budi dan Bambang Hartono, fokus utama adalah tata kelola manajemen, bukan pendanaan. Mantan gelandang Timnas Inggris, Dennis Wise, diangkat untuk membenahi operasional klub, termasuk fasilitas latihan dan akademi.
"Saat saya datang ke sana, klub bahkan tidak memiliki lapangan latihan sendiri dan pernah mengalami bangkrut dua kali dengan penonton hanya sekitar 800 orang," ujar Dennis Wise.
Upaya ini berbuah hasil dengan naik kelas ke Serie B pada 2021. Pada 2022, Cesc Fabregas bergabung sebagai pemain sekaligus pemegang saham, menjadi katalis yang membawa Como kembali ke Serie A pada 2024 setelah lebih dari dua dekade.
Cesc Fabregas kemudian mengambil peran sebagai pelatih dan figur sentral pengembangan tim. Manajemen menggabungkan sepak bola dan pariwisata Danau Como dalam model bisnis terpadu yang mirip konsep taman hiburan, menurut Mirwan Suwarso.
"Kami mengibaratkan model bisnis kami seperti Disney, klub dan pengalaman hari pertandingan adalah unit 'taman hiburan' kami yang terhubung dengan lini bisnis lainnya," jelas Mirwan Suwarso.
Strategi belanja pemain yang terukur dan pengembangan merek mendongkrak nilai pasar Como secara signifikan. Direktur Advisory Football Benchmark, Antonio Di Cianni, menilai perbaikan fasilitas stadion dan ekosistem bisnis berjalan di jalur tepat untuk menjadikan Como kekuatan sepak bola modern.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow