Como Rebut Puncak Klasemen Usai Bantai Genoa 4 1

Smallest Font
Largest Font

Klub sepak bola Como berhasil merebut posisi puncak klasemen sementara Liga Italia usai mengalahkan Genoa dengan skor 4-1 di Stadion Luigi Ferraris pada Sabtu, 5 September 2026 dini hari WIB. Hasil tersebut membuat Como mengumpulkan tujuh poin dari tiga pertandingan dan unggul satu poin atas AS Roma di posisi kedua, sementara Genoa tertahan di peringkat ke-19 tanpa raihan poin menurut catatan Serie A. Tuan rumah sempat memimpin lebih dulu melalui gol Milutin Osmajic pada menit ke-19, sebelum Como membalikkan keadaan lewat Martin Baturina, dua gol Assane Diao, dan Nico Paz.

Kemenangan tandang ini mempertegas rekor positif skuat asuhan Cesc Fabregas yang sebelumnya mencatatkan dua kemenangan dan dua hasil imbang dalam empat pertemuan terakhir melawan Genoa.

Pelatih Kepala Como Cesc Fabregas mengapresiasi kebangkitan mental anak asuhnya setelah sempat tertinggal di awal laga. "Itu tergantung pada bagaimana Anda menafsirkan kenikmatan," kata Fabregas kepada DAZN.

Ia menekankan bahwa timnya berupaya keras menjaga gaya bermain utama meski berada di bawah tekanan lawan. "Saya rasa Anda menikmatinya ketika Anda melakukan segalanya dengan baik, memberikan segalanya, dan bermain dengan cara yang benar. Setiap pelatih, klub, dan tim punya jalannya sendiri, identitasnya sendiri, dan kami berusaha tetap berpegang pada milik kami. Anak-anak bermain bagus dalam menerjemahkan berbagai fase permainan," ujar Fabregas.

Fabregas juga menambahkan bahwa gol pembuka lawan menjadi pengingat penting bagi lini pertahanan timnya. "Kebobolan gol itu menunjukkan kepada kami bahwa di Serie A, ketika Anda lengah selama dua detik, Anda akan dihukum, tetapi kemudian kami bereaksi dengan cara terbaik, menunjukkan kedewasaan dan kekuatan mental untuk mengembalikannya ke jalur yang benar," tutur Fabregas. Juru taktik asal Spanyol itu meminta para pemain untuk memprioritaskan identitas taktis tim di atas hasil akhir pertandingan.

"Pesan saya selalu bahwa kami harus menjadi diri sendiri, tidak masalah apa yang terjadi dalam pertandingan," kata Fabregas.

Ia mengingatkan pengalamannya semasa menjadi pemain dalam menghadapi berbagai situasi laga. "Saya kalah dalam begitu banyak pertandingan sebagai pemain, beberapa saat bermain bagus, beberapa saat bermain buruk, tetapi hal terpertama adalah selalu menjadi diri kami sendiri dalam situasi seperti itu," ucap Fabregas. Menurutnya, konsistensi penerapan strategi menjadi prioritas utama tim staf pelatih.

"Ada hari-hari ketika kami mungkin tidak menang karena kami kurang berkualitas dalam umpan terakhir, atau kurang beruntung sesaat, ada sejuta hal yang bisa berjalan benar atau salah, tetapi kami tetap harus menjadi diri sendiri. Hari ketika saya melihat sesuatu yang tidak kami persiapkan, prinsip atau identitas kami, itulah saat saya marah. Untungnya, saya melihat tim saya dengan ketenangan dan mentalitas yang tepat. Kami bisa menang atau kalah, tetapi kami harus mempertahankan identitas itu," ujar Fabregas.

Como selanjutnya bersiap melakoni laga kandang perdana musim ini di Stadio Sinigaglia melawan wakil Jerman, RB Leipzig, pada ajang Liga Champions pada Kamis, 10 September 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    1
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed