Coventry City Kalah 0 5 dan Taiwo Awoniyi Dikartu Merah
Penyerang Coventry City Taiwo Awoniyi menerima kartu merah langsung saat timnya digilas Brighton 0-5 di Stadion CBS Arena pada Minggu, 13 September 2026. Hasil ini membuat skuat asuhan Frank Lampard mencatatkan rekor buruk tanpa poin dan tanpa gol dalam empat laga awal Liga Premier.
Awoniyi diusir keluar lapangan pada menit ke-53 oleh wasit Tony Harrington setelah menyikut wajah bek Brighton Maxim De Cuyper dalam perebutan bola udara. Keputusan tersebut dikonfirmasi oleh VAR usai memverifikasi adanya tindak kekerasan sengaja dari striker asal Nigeria tersebut.
Akibat hukuman larangan bertanding dalam tiga laga, Awoniyi dipastikan absen saat Coventry bertandang ke markas mantan klubnya, Nottingham Forest. Selain itu, ia juga akan melewatkan laga Carabao Cup melawan Aston Villa serta duel menghadapi Newcastle United.
Eks pemain Arsenal Perry Groves memberikan kritikan tajam atas aksi tidak sportif tersebut dalam siaran radio lokal.
"Ini konyol dari Awoniyi. Dia sama sekali tidak berniat memainkan bola," kata Perry Groves, pengamat sepak bola talkSPORT.
Komentator pertandingan Adam Bridge juga menilai pelanggaran sang penyerang sangat keras dan berbahaya bagi lawan.
"Itu adalah hantaman lengan bawah yang akan dibanggakan oleh seseorang di WWE," ujar Adam Bridge, komentator pertandingan.
Kekalahan lima gol tanpa balas ini membenamkan Coventry di posisi terbawah klasemen sementara. Tim promosi tersebut mengulangi rekor kelam Crystal Palace musim 2017/2018 sebagai tim yang kalah empat kali beruntun di awal musim tanpa mencetak satu gol pun.
Di sisi lain, kepergian Awoniyi ke Coventry dengan nilai transfer 9 juta poundsterling menyisakan kesan mendalam bagi rekannya di Nottingham Forest, Ola Aina. Bek Super Eagles itu mengungkapkan perasaannya setelah ditinggal sang kawan.
"Ya, saya sendirian sekarang," kata Ola Aina, bek Nottingham Forest.
Aina mendoakan agar rekan senegaranya tersebut bisa mendapatkan waktu bermain yang lebih banyak dan meraih kesuksesan di klub barunya.
"Saya hanya ingin terus bermain dan menikmati sepak bola saya; itulah hal utama bagi saya. Saya juga bahagia untuk Taiwo. Dia pergi ke tempat di mana dia akan memainkan lebih banyak pertandingan," ujar Ola Aina, pemain belakang Nottingham Forest.
Aina juga membeberkan bahwa dirinya sempat mengirimkan pesan pribadi secara langsung saat proses kepindahan Awoniyi rampung.
"Saya berkirim pesan secara pribadi dengannya hari itu dan itu adalah catatan pribadi yang saya kirimkan kepadanya. Saya sangat senang untuknya. Itu di antara kami dan saya berharap kami bisa menjalani musim yang baik," kata Ola Aina, bek timnas Nigeria.
Mengenai kekalahan Forest di laga pembuka dari Leeds United, Aina mengakui timnya sempat kesulitan beradaptasi dengan skema pelatih baru Oliver Glasner.
"Selalu menyenangkan untuk memulai kampanye baru, tapi tentu saja hari ini kami gagal, itu terlalu sulit," ujar Ola Aina, pemain bertahan Nottingham Forest.
Kendati demikian, Aina optimistis tren negatif Forest bisa segera teratasi seiring berjalannya musim.
"Ini menyenangkan. Semuanya baru, tidak sempurna, tapi kami masih bekerja untuk membuat hal-hal ini lebih baik. Semoga di pertandingan-pertandingan mendatang, ini menjadi lebih baik," kata Ola Aina, bek kanan Nottingham Forest.
Ia juga menegaskan target utama Forest musim ini adalah bertahan di kasta tertinggi tanpa harus terlibat perang degradasi di akhir musim.
"Semoga kami tidak berjuang untuk bertahan hidup. Semoga kami aman dan kami melakukannya dengan baik di liga. Saya hanya ingin bermain sepak bola yang bagus, melakukan hal-hal baik, dan berharap kami dapat memiliki musim yang baik," ujar Ola Aina, pemain Nottingham Forest.
Sementara itu, mantan striker Coventry Clinton Morrison menilai kepindahan ke Coventry merupakan kesempatan emas bagi Awoniyi untuk membuktikan kualitasnya agar bisa menembus tim nasional Nigeria kembali.
"Tentu saja. Semua orang ingin bermain untuk negaranya dan ingin bermain di tingkat internasional. Ini bakal sulit karena dia memiliki salah satu striker terbaik di depannya, Victor Osimhen. Jadi ini akan selalu sulit," kata Clinton Morrison, mantan penyerang Coventry City.
Morrison menambahkan bahwa kebugaran Awoniyi tampak jauh lebih baik dibandingkan saat masih membela Forest.
"Pasti. Anda tepat sekali ketika mengatakan dia terlihat jauh lebih baik. Dia terlihat lapar," ujar Clinton Morrison, pengamat sepak bola.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow