DeanKT Soroti Tantangan dan Potensi Industri Game Indonesia
DeanKT membahas tantangan dan potensi besar industri game di Indonesia, menyoroti kreativitas anak bangsa dan kendala pendanaan yang melambatkan kemajuan sektor ini.
Menurut Aldean Tegar Gemilang, biaya produksi menjadi faktor utama yang menghambat perkembangan game lokal. Selain itu, kurangnya sarana untuk menyalurkan kreativitas talenta muda juga menjadi kendala.
"Kalau game buatan lokal, jujur masih lumayan banyak PR-nya ya, kalau dibandingkan game-game luar. Cuma mungkin butuh waktu dan expand untuk bagaimana ke depannya anak-anak muda kreatif Indonesia bikin game," ujar DeanKT kepada detikINET pada Kamis, 10 September 2026.
DeanKT menegaskan bahwa kreativitas talenta Indonesia tidak kalah, namun kendala utama adalah dana dan dukungan.
"Kalah kreativitasnya, tidak. Lebih ke yang tadi saya bilang, mungkin dari dana, terus juga dari support-nya juga," kata DeanKT.
DeanKT juga mencontohkan beberapa game lokal yang sudah cukup bagus dan bisa bersaing di tingkat global, seperti game "Clevo" dan konsep sandbox world seperti Roblox yang mulai dikenal di Indonesia.
Lebih jauh, DeanKT menilai potensi pasar game di Indonesia sangat besar karena audiens yang luas, terutama dari game kompetitif seperti Mobile Legends yang memiliki viewership tinggi.
"Kalau bisa dilihat dari game-game yang mungkin sekarang kompetitif seperti Mobile Legends dan game-game yang lain, viewership kita bisa bersaing dengan viewership game-game yang di luar mobile. Jadi potensinya sangat-sangat besar dan masih bisa dikembangkan lagi," ujarnya.
DeanKT, yang pernah menjabat wakil presiden di EVOS Esports pada 2021, menyebutkan bahwa tantangan terbesar adalah mengembangkan pasar melalui kerja sama pengembang game dan komunitas agar terjadi pertumbuhan dan kedekatan dengan para pemain.
Dia juga menyoroti banyak peluang karier di industri game, tidak hanya sebagai pemain profesional atau pelatih, tetapi juga di bidang konten, produksi video, hingga sumber daya manusia.
"Masih banyak sekali peluang yang memang bisa ditelaah lagi, selain jadi pro player atau selain jadi staff coaches. Kita juga bisa jadi staff kayak head content, videographer, atau bahkan HR malah bisa juga. Dan kalau memang yang sekarang, straight to the point, mungkin seperti saya streamer atau content creator, itu masih bisa banget," tegas DeanKT.
Diskusi ini menunjukkan bahwa meskipun tantangan masih ada, industri game Indonesia memiliki landasan kuat untuk tumbuh dan berkembang dengan dukungan yang tepat, menurut laporan dari Detik iNET.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow