Dokter Selamatkan Bayi Prematur di Tengah Kerusakan Pascagempa NTT

Smallest Font
Largest Font

Bayi prematur dengan berat 1,5 kilogram di Nusa Tenggara Timur berhasil lahir selamat melalui operasi caesar darurat pada 15 Agustus 2026, meski fasilitas kesehatan setempat rusak parah akibat gempa bumi, dilansir dari Detik Health.

Dokter bedah yang menangani, dr Restu, mengatakan akses ke fasilitas rujukan terputus karena kerusakan jalan dan jembatan yang membuat tim medis harus mengambil keputusan cepat demi keselamatan ibu dan bayi.

"Waktu itu saya pertimbangkan rencana SC Cito, tapi jalur rujukan terputus. Jembatan rusak, jalan rusak," ujar dr Restu.

Operasi dilakukan di dekat pintu masuk gedung yang masih dapat digunakan dengan keterbatasan fasilitas dan peralatan medis akibat kondisi pascagempa.

Bayi tersebut kini menjalani perawatan intensif di ruang perinatologi. Keputusan cepat tim medis dianggap berhasil menyelamatkan nyawa bayi dan ibunya.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa prioritas utama saat tanggap darurat adalah menyelamatkan pasien, bukan memperbaiki fasilitas terlebih dahulu.

"Tugas prioritas Kementerian Kesehatan saat tanggap darurat nomor satu adalah pasiennya, bukan fasilitas pelayanannya. Pasiennya nomor satu, sesudah itu baru nomor dua kita perbaiki fasilitas yang rusak," kata Budi saat kunjungan di Nagekeo.

Berdasarkan Laporan Situasi Kementerian Kesehatan, gempa di NTT menyebabkan 70 orang meninggal dan lebih dari 43 ribu warga mengungsi. Di Kabupaten Nagekeo, 170.669 jiwa terdampak, dengan delapan korban meninggal dan sejumlah luka berat serta ringan.

Gempa juga menyebabkan gangguan pelayanan kesehatan karena dua rumah sakit utama tidak dapat beroperasi normal dan tiga puskesmas mengalami kerusakan.

Kementerian Kesehatan menetapkan tiga prioritas penanganan: mempercepat identifikasi dan pelayanan pasien melalui sistem triase, memperbaiki fasilitas kesehatan dalam 8-12 bulan, dan penanganan trauma psikologis warga akibat ketakutan gempa susulan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed