Sistem Drone Ukraina Hantam 11 Target Militer Rusia di Tiga Wilayah
Pasukan Sistem Tanpa Awak Angkatan Bersenjata Ukraina melancarkan serangan terhadap sejumlah aset militer bernilai tinggi milik Rusia di wilayah Rostov, Krasnodar Krai, dan Semenanjung Krimea. Operasi penyerangan tersebut berhasil menghantam 11 dari total 14 target yang disasar.
Rangkaian target yang terkena tembakan mencakup dua unit jet tempur jenis Su-33 dan MiG-29, delapan kompleks radar, satu divisi sistem pertahanan udara S-400 Triumf, serta dua unit sistem rudal permukaan-ke-udara.
Di wilayah Vityazevo, Krasnodar Krai, gempuran drone merusak jet tempur Su-33, MiG-29, serta satu unit kendaraaan udara nirkawak Orion. Di lokasi lain dalam kawasan Krasnodar Krai, serangan menyasar radar Podlet di Pryhybskyi, radar Kasta 2E2 di Shabelskoye, sistem anti-serangan udara Pantsir-S1 di Yeysk, dan posisi S-400 Triumf di Gelendzhik.
Sementara itu di wilayah Rostov, fasilitas militer yang berhasil dihantam meliputi sistem rudal permukaan-ke-udara Tor di Pudovyi, radar Nebo-U di Dolotinka, radar Podlet di Holovativka, dan radar Kasta 2E2 di Latonove.
Di Semenanjung Krimea yang diduduki Rusia, serangan drone Ukraina menyasar radar Nebo-U di Sevastopol, radar 36D6M di Uiutne, serta radar ST-68 di Yevpatoria.
Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina turut membenarkan serangan terhadap station radar ST-68 di Yevpatoria tersebut. Pihak militer juga mengonfirmasi penyerangan pada situs peluncuran dan penyimpanan kapal permukaan nirkawak Rusia di Chornomorske, Krimea, beserta stasiun pemancar darat untuk mengendalikan drone serang Geran dan Gerbera.
Operasi militer serentak ini turut menyasar depo logistik Rusia di Dzhankoi, Krimea, dan Desa Chaiky di wilayah Belgorod, Rusia. Selain itu, unit perbaikan militer di Dzhankoi dan Kota Kadiivka di wilayah Luhansk juga menjadi sasaran gempuran.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow