Serangan Drone Rusia Hantam Kyiv, Puluhan Warga Tewas dan Kerusakan Meluas
Serangan drone dan rudal Rusia yang terus berlangsung di wilayah Kyiv sejak akhir Agustus 2026 menyebabkan puluhan warga sipil tewas dan kerusakan parah pada berbagai fasilitas vital.
Otoritas Ukraina melaporkan sedikitnya 37 orang tewas dalam serangan pada 29 Agustus 2026, yang juga menghancurkan lebih dari selusin gedung apartemen dan gudang penyimpanan. Lebih dari 200 warga, termasuk anak-anak, dievakuasi akibat kebakaran hebat setelah serangan tersebut, menurut Kepala Komando Militer Wilayah Kyiv, Tymur Tkachenko.
Serangan ini memicu penyelidikan atas pengelolaan gudang amunisi yang terdampak. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengumumkan penyelidikan kriminal terkait insiden tersebut.
Kekurangan rudal pencegat Patriot membuat Ukraina kesulitan menghadapi serangan drone Rusia yang menggunakan mesin jet dengan kecepatan tinggi. Ukraina meningkatkan produksi drone untuk melumpuhkan sistem pertahanan Rusia dan mengejar peluncur rudal musuh, ujar analis militer.
Presiden Rusia Vladimir Putin menanggapi serangan balasan Ukraina dengan ancaman tegas, menyebut tindakan Kyiv sebagai pembukaan "kotak Pandora" yang berupaya merusak ekonomi Rusia.
Strategi Rusia menargetkan infrastruktur sipil Ukraina untuk menghancurkan mental warga, sementara Ukraina membalas dengan serangan ke sektor energi dan ekonomi Rusia.
Analis menilai serangan udara yang berkelanjutan tidak memaksa Ukraina menyerah, malah memperkuat ketahanan publik. Namun, dampak ekonomi serangan Ukraina terhadap Rusia belum cukup menggoyahkan Kremlin, kata para ahli.
Tymur Tkachenko melaporkan kerusakan signifikan akibat serangan drone, termasuk 14 gudang, 16 rumah pribadi, dan beberapa gedung apartemen yang hancur. Taktik "double tap" menargetkan petugas tanggap darurat yang datang ke lokasi serangan pertama.
Serangan ini menyebabkan gangguan serius pada aktivitas ekonomi dan kehidupan warga, termasuk potensi pemadaman listrik berkepanjangan di wilayah selatan Ukraina. Pejabat Ukraina mengimbau warga tetap waspada dan mematuhi peringatan serangan udara yang kini menjadi rutinitas di beberapa wilayah dekat garis depan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow