Ducati Garansi Dukungan Penuh untuk Bagnaia Hingga Musim 2026 Usai
Komitmen penuh tetap diberikan Ducati kepada Francesco Bagnaia hingga akhir musim MotoGP 2026, seperti dilansir dari Detik Sport. Pabrikan asal Italia tersebut menjamin dukungan maksimal di tengah performa sang pebalap yang sedang tidak stabil.
Hampir satu tahun Bagnaia berpuasa kemenangan di balapan utama MotoGP sejak terakhir kali berdiri di podium tertinggi Sirkuit Motegi. Sepanjang musim ini, hasil terbaik pebalap yang akrab disapa Pecco tersebut hanyalah empat kali finis di posisi ketiga.
Catatan kurang memuaskan Bagnaia diperparah oleh enam kali kegagalan menyelesaikan balapan. Insiden jatuh yang dialaminya secara berturut-turut pada dua seri terakhir di Silverstone dan Aragon turut mengikis tingkat kepercayaan dirinya saat menunggangi Desmosedici GP26.
Masalah tersebut makin terlihat pada sesi latihan MotoGP San Marino 2026. Bagnaia terlempar ke urutan 19 dari total 21 pebalap, yang memaksanya harus merangkak dari kualifikasi pertama (Q1) untuk keempat kalinya secara beruntun sejak seri Jerman pada Juli lalu.
Performa Bagnaia pada musim 2026 ini berbanding terbalik dengan rekan satu timnya, Marc Marquez. Sang juara bertahan telah membukukan empat kemenangan musim ini meskipun masih bertarung dengan kendala pada bagian bahunya.
Saat sesi jumpa pers pada Kamis (10/9), Bagnaia sempat menilai bahwa Ducati akan tampil lebih dominan jika tetap menggunakan motor spesifikasi GP24. Desmosedici GP24 merupakan motor yang berhasil membawanya meraih 10 kemenangan dalam satu musim pada tahun 2024.
Bos Ducati, Davide Tardozzi, langsung merespons pernyataan tersebut dan memastikan pihaknya terus bekerja keras mencari solusi. Ducati tetap profesional membantu Bagnaia, sekalipun pebalap tersebut dipastikan bakal berlabuh ke Aprilia pada musim depan.
"Saya pikir Pecco punya opininya sendiri, namun setelah musim 2024 kami berhasil menjadi juara pada 2025," ujar Tardozzi.
"Namun, maksud saya, Pecco masih menginginkan rasa percaya diri yang dulu diberikan oleh motor lamanya, dan sayangnya dia belum menemukannya pada motor baru ini," lanjut Tardozzi.
"Bagaimanapun, kami berusaha keras untuk mengembalikan sensasi tersebut kepadanya, khususnya terkait bagian depan motor dan kecepatan saat menikung," kata Tardozzi.
"Tapi sejauh ini, tampaknya kami belum berhasil mewujudkannya. Kami sedang berupaya mengembalikan rasa itu untuknya, khususnya di Misano, tempat kami tahu dia sangat cepat," tutur Tardozzi.
"Yang pasti, tidak ada masalah kepercayaan antara Ducati dan Pecco, baik dari sisi kami maupun dirinya. Saya mengetahuinya karena saya berbicara dengannya setiap hari, dan saya tahu tidak ada masalah di antara kami," ungkap Tardozzi.
"Dia sangat paham bahwa kami berusaha keras untuk membantunya, dan dia juga sangat paham bahwa kami akan terus berjuang bersamanya hingga lap terakhir di balapan terakhir," tegas Tardozzi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow