Ekspor Mobil China Melonjak 77 Persen Saat Pasar Domestik Anjlok

Smallest Font
Largest Font

Ekspor otomotif China mencatatkan lonjakan tajam hingga 77,5 persen secara tahunan dengan volume pengiriman mencapai 894.000 unit pada Agustus 2026. Menurut data China Passenger Car Association (CPCA) yang dilansir dari Detik Oto, kinerja ekspor yang memecahkan rekor ini berbanding terbalik dengan kondisi pasar domestik Tiongkok yang melemah. Penjualan kendaraan di pasar domestik China mengalami penurunan sebesar 23,7 persen menjadi 1,55 juta unit pada periode yang sama.

Angka tersebut menunjukkan penurunan yang lebih dalam dibandingkan Juli 2026 yang terkoreksi sebesar 21,2 persen. Di segmen kendaraan ramah lingkungan, penjualan mobil listrik dan plug-in hybrid menyumbang 64,7 persen dari total pasar domestik Tiongkok. Kendati demikian, angka porsi domestik ini turun 10,1 persen dibandingkan Agustus tahun sebelumnya, sementara ekspor di segmen kendaraan energi baru ini justru melesat hingga 154,7 persen.

Melesunya permintaan dalam negeri mendorong sejumlah produsen otomotif Tiongkok seperti BYD dan Geely Auto memperluas jangkauan ke luar negeri secara masif. Selain memperkuat penetrasi di kawasan Eropa, produsen mobil Tiongkok juga membidik pasar negara berkembang dengan menawarkan produk berdaya saing harga tinggi.

Pemain baru di sektor kendaraan listrik seperti Xiaomi turut mengejar target penjualan internasional. Xiaomi telah menandatangani kerja sama dengan jaringan dealer di Jerman untuk mempersiapkan peluncuran resmi kendaraan mereka di pasar Eropa pada tahun mendatang. Sekretaris Jenderal CPCA Cui Dongshu memproyeksikan total pengiriman mobil China ke luar negeri akan menyentuh angka 12 juta unit pada tahun ini. Penjualan ke pasar global tersebut diprediksi terus meningkat hingga mencapai kisaran 18 juta sampai 20 juta unit per tahun pada 2030.

Peningkatan volume ekspor yang pesat ini memicu perhatian dari regulator Tiongkok terkait risiko persaingan harga yang terlalu ketat di luar negeri. Regulator telah menerbitkan pedoman baru guna mencegah praktik pemotongan harga secara berlebihan, dan pabrikan besar seperti BYD, Chery, serta Geely Holding menyatakan komitmen untuk mematuhi panduan tersebut.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed