Emil Audero Masuk Skuad Rayo Vallecano Jelang Laga Kontra Racing
Pelatih Rayo Vallecano, Beñat San José, memasukkan nama penjaga gawang keturunan Indonesia Emil Audero ke dalam daftar 22 pemain yang dipanggil untuk menghadapi Racing Santander pada Sabtu, 5 September 2026. Pertandingan Liga Spanyol tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Butarque pada pukul 23.30 WIB setelah kepindahan lokasi laga dari Vallecas.
Kesempatan debut bagi Audero terbuka lebar usai kiper utama Rayo, Augusto Batalla, mengalami cedera patah tulang tibia yang memaksanya absen setidaknya selama enam bulan. Sementara itu, kiper cadangan Dani Cardenas sebelumnya kebobolan lima gol saat timnya ditundukkan Barcelona dengan skor 2-5.
Selain persaingan di posisi penjaga gawang, laga ini diwarnai sorotan terkait pemindahan vanue pertandingan. Pelatih Racing Santander, José Alberto, menyampaikan pandangannya mengenai perubahan tempat laga tersebut dalam sesi jumpa pers menjelang pertandingan.
"Kami adalah profesional, kami harus tetap berada di luar semua situasi yang dapat mengelilingi pertandingan. Klub memberi tahu saya pada hari Jumat lalu, melalui pernyataan dari LaLiga, jika saya tidak salah, bahwa Butarque adalah p{"title": "Emil Audero Berpeluang Debut Saat Rayo Vallecano Jamu Racing Santander", "title_slug": "emil-audero-berpeluang-debut-rayo-vallecano", "description": "Penjaga gawang Emil Audero masuk skuad Rayo Vallecano untuk menghadapi Racing Santander pada Sabtu 5 September 2026 di Stadion Butarque.", "keywords": "Emil Audero, Rayo Vallecano, Racing Santander, LaLiga, Jose Alberto", "category_id": "19", "tags": "Emil Audero, Rayo Vallecano, Racing Santander", "thumbnail": "ilustrasi sarung tangan kiper sepak bola", "translated_caption": "Gambar poster Rayo yang mengumumkan daftar pemain (c) Rayo Vallecano", "content": "
Penjaga gawang berdarah Indonesia Emil Audero masuk dalam daftar 22 pemain Rayo Vallecano yang dipersiapkan untuk menghadapi Racing Santander pada Sabtu, 5 September 2026 pukul 23.30 WIB. Pertandingan yang digelar di Stadion Butarque tersebut menjadi peluang debut bagi kiper pinjaman dari Como tersebut.
Kesempatan tampil bagi Emil terbuka lebar setelah kiper utama Rayo Vallecano, Augusto Batalla, mengalami patah tulang tibia kaki kanan saat melawan Deportivo Alaves pada 21 Agustus lalu dan harus absen selama enam bulan. Sementara itu, kiper cadangan Dani Cardenas baru saja kebobolan lima gol saat Rayo kalah 2-5 dari Barcelona pada pekan sebelumnya.
Dalam pengumuman resmi klub tiga jam sebelum laga, pelatih Beñat San José membawa dua penjaga gawang yakni Cardenas dan Audero. Daftar pemain tersebut juga diisi oleh Ratiu, Tsitaishvili, Mujaid, Pedrosa, Balliu, Pelayo, Lejeune, De las Sías, Pedro Díaz, Pathe Ciss, Unai López, Oscar Valentín, Bouare, Rayane, Alvaro, De Frutos, Fran Pérez, Alemao, Camello, dan Nteka. Sementara itu, Isi Palazon masih absen karena masalah fisik dan Marash Kumbulla belum bisa dimainkan.
Laga ini diselenggarakan di Stadion Butarque setelah mengalami perubahan lokasi dari Estadio de Vallecas. Pelatih Racing Santander, José Alberto, menyampaikan tanggapannya terkait perpindahan markas pertandingan tersebut dalam konferensi pers pra-pertandingan.
"Kami adalah profesional, kami harus berada di luar semua keadaan yang dapat mengelilingi pertandingan. Klub memberi tahu saya Jumat lalu, melalui pernyataan dari LaLiga, jika saya tidak salah, bahwa Butarque adalah panggungnya," kata José Alberto.
Juru taktik tim tamu tersebut mengakui dirinya sangat berharap bisa bertanding di Vallecas dengan kehadiran para pendukung tuan rumah.
"Bagi saya pribadi, saya akan senang bermain di Vallecas, karena saya hanya memiliki kesempatan untuk bermain sekali. Itu terjadi selama pandemi dan mengunjungi stadion dengan atmosfer yang dialami di Vallecas setiap dua minggu, mengunjunginya tanpa penonton, rasanya cukup hambar bagi saya," ujar José Alberto.
Ia menambahkan bahwa timnya tetap siap berlaga di mana pun lokasi yang telah ditentukan oleh penyelenggara.
"Kali ini saya memiliki ilusi untuk bisa bermain di sana, untuk bisa bermain dengan penonton mereka. Tapi hei, ini adalah keadaannya dan kami bermain di mana mereka memerintahkan kami," kata José Alberto.
Mengenai kekuatan lawan, pelatih Racing Santander itu menilai Rayo Vallecano tetap menjadi tim yang sangat tangguh di bawah asuhan pelatih baru.
"Rayo adalah tim yang sangat hebat, seperti yang mereka tunjukkan di musim sebelumnya, membuat kompetisi Eropa yang luar biasa," tutur José Alberto.
Ia menyoroti keberhasilan manajemen Rayo dalam mempertahankan kerangka tim utama meski mendapatkan banyak penawaran pada bursa transfer.
"Merek mempertahankan basis sebagian besar tim, juga mempertahankan pemain yang memiliki penawaran sangat penting di pasar lalu ini, dengan pelatih baru, tetapi saya pikir beradaptasi sangat baik dengan ide yang dimiliki Rayo dalam beberapa tahun terakhir," ungkap José Alberto.
Dalam analisis taktiknya, José Alberto menilai skema permainan Rayo tidak mengalami perubahan signifikan dan memiliki gaya menyerang yang sangat cepat.
"Ini adalah tim yang sangat agresif, sangat vertikal, dengan permainan sayap yang bagus, dengan umpan silang yang bagus, dengan kemampuan untuk mempercepat permainan di luar dan memberi umpan silang, mengisolasi area dengan baik," jelas José Alberto.
Secara khusus, sektor transisi dari bertahan ke menyerang menjadi perhatian utama barisan pertahanan Racing Santander.
"Sebenarnya mereka meluncurkan tiga atau empat serangan balik yang luar biasa," kata José Alberto.
Ia memperingatkan anak asuhnya untuk mewaspadai kecepatan para pemain sayap dan bek sayap Rayo Vallecano.
"Ini adalah tim yang di luar mempercepat permainan, sangat vertikal, baik oleh penyerang sayap maupun bek sayap. Mereka adalah pemain dengan banyak energi, kecepatan tinggi, dengan kaki yang bagus untuk memberi umpan silang, untuk berhubungan, untuk menyelesaikan," ujar José Alberto.
Performa Rayo saat menghadapi Barcelona menjadi bukti nyata potensi ancaman lini serang skuad Franjirrojos.
"Di Nou Camp mereka membuat pertunjukan yang bagus tentang apa yang mampu mereka lakukan dan dalam transisi mereka adalah tim yang sangat, sangat berbahaya," puji José Alberto.
José Alberto menegaskan bahwa menghentikan pergerakan cepat para pemain Rayo menjadi kunci utama bagi timnya untuk meraih hasil positif.
"Jika kita membiarkan mereka berlari, itu akan menjadi pertandingan yang akan mereka menangkan lebih dekat daripada kita," tegas José Alberto.
Oleh karena itu, Racing Santander akan berupaya menjaga penguasaan bola sekaligus memperketat pengawasan di lini belakang.
"Kami harus menjadi diri kami sendiri, mencoba bermain dengan kepribadian kami, dengan gaya kami dan dengan identitas kami, tetapi juga pada saat yang sama sangat berhati-hati dalam pengawasan sehingga mereka tidak dapat berlari," tutup José Alberto.
Selain laga Rayo Vallecano menghadapi Racing Santander, beberapa pemain diaspora Indonesia lainnya juga dijadwalkan bertanding pada akhir pekan ini. Kevin Diks dijadwalkan membela Borussia Monchengladbach melawan Elversberg, Dean James memperkuat Go Ahead Eagles menghadapi FC Utrecht, serta Nathan Tjoe-A-On bersama Willem II Tilburg melawan Excelsior.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow