Erupsi Anak Krakatau Turunkan Kunjungan Wisatawan ke Lembang
Erupsi Gunung Anak Krakatau sejak Sabtu, 5 September, berdampak negatif pada kunjungan wisatawan ke kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
Public Relations Floating Market Lembang, Intania Setiati, mengatakan penurunan kunjungan mulai terlihat pada Senin, 7 September, dengan penurunan sekitar 40 persen.
"Ya turun, berdampak ke kita. Khususnya ke beberapa wisata kita di Lembang, itu turun sekitar 40 persenan. Kalau Sabtu-Minggu, kebanyakan wisatawan sudah ada di sini, nah terasa sepi itu mulai Senin sampai hari ini," ujar Intania.
Wisatawan Lembang tidak hanya dari dalam negeri, tapi juga dari luar negeri seperti Malaysia dan Singapura serta dari luar Bandung Raya seperti Palembang, Jawa Timur, dan Balikpapan.
"Yang dari Malaysia dan Singapura itu banyak juga, makanya ketika penerbangan ditutup karena erupsi ya otomatis mereka enggak bisa datang ke sini. Makanya yang berkunjung paling dari domestik," kata Intania.
Kunjungan wisatawan diperkirakan baru akan pulih beberapa pekan ke depan. Meski pada akhir pekan ini kunjungan diprediksi membaik, kondisinya belum seperti sebelumnya.
"Prediksi minggu ini kalau penerbangan dibuka dan (Gunung) Krakatau aman kemungkinan membaik. Tapi enggak akan langsung normal, pastinya masih ada yang takut-takut berpergian," ujar Intania.
Dampak erupsi juga menimbulkan kekhawatiran wisatawan terhadap Gunung Tangkuban Parahu, salah satu objek wisata di Lembang. Beberapa wisatawan takut erupsi terjadi di gunung tersebut.
"Apalagi kan informasi erupsi ada sampai 4 gunung, nah yang datang ke kita cerita juga ada yang khawatir Gunung Tangkuban Parahu bisa seperti itu juga," kata Intania.
Informasi ini dikutip dari Detik Travel.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow