Federal Reserve Menahan Suku Bunga Acuan di Washington

Smallest Font
Largest Font

Bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve, memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) di Washington pada Rabu (17/6/2026). Langkah dalam rapat perdana di bawah kepemimpinan Ketua Baru Kevin Warsh ini diiringi sinyal potensi kenaikan bunga pada akhir tahun.

Dilansir dari CNBC dan Reuters via Nikkei Asia, komite memilih secara bulat 12-0 untuk mempertahankan suku bunga pada kisaran 3,5% hingga 3,75%. Sinyal hawkish muncul karena proyeksi grafik "dot plot" menunjukkan sembilan dari 18 pejabat mengantisipasi kenaikan biaya pinjaman sebesar seperempat poin persentase pada akhir 2026 akibat kekhawatiran inflasi.

Dalam konferensi pers setelah rapat, Ketua Federal Reserve Kevin Warsh mengonfirmasi dirinya tidak menyerahkan proyeksi pribadi.

"It's been the practice of this committee for participants to submit these projections, and I have encouraged my colleagues to continue to do so. I, however, have refrained from offering any projections of my own consistent with my long-held views on the SEP, at least as currently structured," ujar Kevin Warsh, Ketua Federal Reserve.

Warsh menambahkan bahwa pernyataan kebijakan tersebut sengaja tidak memberikan panduan ke depan (forward guidance). Menurutnya, metode komunikasi tersebut tidak cocok dengan kondisi ekonomi saat ini.

"well suited" kata Kevin Warsh, Ketua Federal Reserve.

Mengenai prospek kebijakan moneter mendatang, ia menegaskan ketidakpastian yang ada namun mengingatkan jadwal pertemuan berikutnya.

"I can't give you any forward guidance about what we're going to do next. The good news is we'll be meeting in six weeks." kata Kevin Warsh, Ketua Federal Reserve.

Warsh juga mengomentari grafik proyeksi suku bunga yang diserahkan oleh para pejabat bank sentral lainnya dengan nada berseloroh.

"I reviewed the dot plots, and when I saw the submissions, I noted that all the submissions were coming in with pencils -- you know, those kinds with the big erasers," kata Kevin Warsh, Ketua Federal Reserve.

Sementara itu, dokumen pernyataan resmi FOMC mengalami perubahan drastis menjadi hanya 130 kata dari yang biasanya melebihi 300 kata. Berdasarkan dokumen tertulis tersebut, bank sentral menegaskan komitmen menjaga cadangan kas.

"ample reserves in the banking system." bunyi pernyataan Federal Open Market Committee.

Pernyataan itu juga menguraikan kondisi ekonomi terkini yang menunjukkan indikator positif pada aspek investasi dan produktivitas.

"productivity growth and capital investment are strong." bunyi pernyataan Federal Open Market Committee.

Meski demikian, bank sentral Amerika Serikat mengakui bahwa tingkat inflasi domestik masih belum mencapai target yang ditetapkan.

"elevated relative to the Committee's 2% goal," bunyi pernyataan Federal Open Market Committee.

Tekanan inflasi tersebut dinilai dipengaruhi oleh gangguan pada jalur distribusi komoditas tertentu di pasar global.

"supply shocks that have driven price increases in certain sectors, including energy." bunyi pernyataan Federal Open Market Committee.

Walau menghadapi tantangan tersebut, komite menyatakan tekad bulat untuk memulihkan stabilitas harga di pasar domestik.

"The Committee will deliver price stability," bunyi pernyataan Federal Open Market Committee.

Langkah reformasi dan pernyataan bank sentral ini memicu beragam tanggapan dari para analis pasar keuangan dan investasi global. Kepala pendapatan tetap di BlackRock, Rick Rieder, menilai keputusan ini menandai dimulainya babak baru.

"Today we believe that the Federal Reserve's FOMC ushered in a new era of monetary policy in the United States." kata Rick Rieder, Kepala Pendapatan Tetap BlackRock.

Di sisi lain, kepala strategi bank sentral di Evercore ISI, Krishna Guha, menyoroti konsistensi sikap sang ketua baru yang tetap mempertahankan karakter lamanya.

"New Fed Chair Warsh sounded a bit like old hawkish Fed governor Warsh at his press conference today repeating multiple times the need for the Fed to deliver on its mandate for price stability," kata Krishna Guha, Kepala Strategi Bank Sentral Evercore ISI.

Kepala strategi investasi di Glenmede, Jason Pride, menilai pengumuman pembentukan lima tim kerja khusus oleh Warsh menunjukkan adanya evaluasi institusional secara aktif.

"The [task force] announcements signal an institution in active review rather than steady state, and investors should expect the operating framework of the Fed to look meaningfully different over Warsh's tenure than it did under his predecessor." kata Jason Pride, Kepala Strategi Investasi Glenmede.

Managing director makro global di TS Lombard, Dario Perkins, menambahkan bahwa upaya Warsh membangun citra sebagai reformis akan membuat pengamatan terhadap bank sentral menjadi lebih menantang.

"Warsh wants his first impression to be as 'the reformer.' We'll see what that means later this year. In terms of the policy outlook, Fed watching just got harder." kata Dario Perkins, Managing Director Makro Global TS Lombard.

Pasar keuangan merespons hasil rapat ini dengan pelemahan indeks saham utama AS, sementara imbal hasil Obligasi Dua Tahun melonjak hingga 14,4 basis poin dan mata uang dolar AS menguat. Pertemuan FOMC berikutnya dijadwalkan berlangsung dalam enam minggu ke depan untuk meninjau kembali data ekonomi terbaru.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed