GAPKI Gelar Lomba Konten Kreator Sawit Berhadiah Puluhan Juta
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia menggelar kompetisi nasional 'Content Creator Challenge 2026' bagi mahasiswa seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Dilansir dari Detik iNET, ajang yang didukung Badan Pengelola Dana Perkebunan ini menantang peserta membuat video pendek 60 detik.
Kompetisi yang melibatkan kreator konten, prompt engineer, hingga animator motion graphics tersebut membagi persaingan ke dalam dua kategori utama, yakni Generative AI dan Animation Graphics. Pihak penyelenggara menyediakan total hadiah hingga Rp 47 juta untuk para pemenang.
Ketua Umum GAPKI, Eddy Martono menyampaikan bahwa kompetisi ini bertujuan memperluas pemahaman publik terkait pemanfaatan komoditas sawit sebagai tanaman budidaya perkebunan secara intensif.
"Tanaman kelapa sawit merupakan tanaman perkebunan yang sarat dengan budidaya intensif yang melibatkan proses bercocok tanam dengan bibit unggul, aplikasi pupuk, penyiangan, pemanenan dan yang terpenting adalah peremajaan yang dilakukan secara kontinu untuk menjamin produktivitas secara berkelanjutan. Proses ini sangatlah berbeda dengan usaha lain seperti pertambangan minyak bumi, batubara, dan pemanfaatan hasil hutan baik kayu atau non kayu yang bertumpu pada daya dukung sumberdaya alam," ujar Eddy Martono, Ketua Umum GAPKI.
Eddy menegaskan pentingnya edukasi bagi generasi muda agar dapat membedakan karakter tanaman sawit dengan jenis komoditas pertanian lainnya.
"Generasi muda diharapkan mengerti dan memahami bahwa tanaman sawit adalah komoditas pertanian seperti halnya padi, kedelai, cabai, sayur dan tanaman hortikultura lainnya. Namun, kelebihan sawit adalah tanaman ini bersifat jangka panjang dan tidak memerlukan pengelolaan tanah secara berlebihan. Bahkan, sawit menjadi sumber energi yang dapat diperbaharui," kata Eddy Martono, Ketua Umum GAPKI.
Acara bertepatan dengan pengusungan tema utama 'Sawit Untuk Siapa' dan subtema 'Sawit adalah Komoditas Budidaya, Bukan Sumber Daya Alam'.
Bidang Kampanye Positif GAPKI, Tirza Samola menjelaskan alasan pemilihan dua kategori visual tersebut dalam perlombaan.
"Generative AI menawarkan daya bayang futuristik, sementara Animation Graphics punya kekuatan narasi visual yang kuat," kata Tirza Samola, Bidang Kampanye Positif GAPKI.
Karya peserta yang terpilih nantinya berkesempatan dipamerkan pada forum internasional Indonesian Palm Oil Conference 2026. BPDP sendiri merupakan lembaga pengelola dana industri perkebunan yang menyokong berbagai program seperti riset, peremajaan sawit rakyat, peningkatan kapasitas petani, hingga promosi nasional.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow