Gary Neville Kritik Lini Belakang Manchester United

Smallest Font
Largest Font

Mantan bek Manchester United Gary Neville mengkritik performa barisan pertahanan Setan Merah yang dinilainya masih menjadi titik lemah utama pada awal musim kompetisi Premier League 2026/2027, sebagaimana dilansir dari Bola.

Performa skuad asuhan Michael Carrick tersebut dinilai belum konsisten setelah mengantongi empat poin dari tiga laga awal. Usai kalah 0-2 dari Hull City dan menang 5-2 atas Ipswich Town, Setan Merah ditahan imbang 2-2 oleh Everton pada Minggu (6/9/2026). Hasil itu membuat Manchester United sudah kebobolan enam gol dan belum pernah mencatatkan clean sheet.

Kondisi lini belakang yang rapuh tersebut menjadi perhatian utama Neville karena berpotensi merugikan tim dalam persaingan musim ini.

"Manchester United kebobolan dua gol per pertandingan. Anda tidak bisa kebobolan dua gol setiap laga," ujar Neville.

Neville menilai masalah di sektor pertahanan ini dapat terus membayangi langkah pelatih Michael Carrick, terlebih sang manajer tidak memiliki banyak opsi pemain berkualitas di lini belakang.

"Tim-tim merasa mereka punya peluang untuk mencetak gol. Itu posisi yang sangat buruk," katanya.

Mantan pemain nasional Inggris itu juga memperingatkan bahwa masalah pertahanan ini bisa menjadi ancaman serius mengingat Manchester United akan bertanding di Liga Champions menghadapi Sabah pada Kamis sebelum berlaga melawan Manchester City di Liga Inggris pada Minggu.

Kekhawatiran tersebut mencuat lantaran klub tidak mendatangkan bek baru pada bursa transfer musim panas. Manajemen lebih memilih mengalokasikan dana sekitar 118 juta poundsterling untuk memboyong pemain lain seperti Andrey Santos, Youri Tielemans, dan Carlos Baleba.

Menanggapi situasi timnya, Manajer Manchester United Michael Carrick mengakui dinamika bursa transfer musim ini berjalan sangat berat bagi pihak manajemen.

"Bursa transfer tidak pernah berjalan sederhana dan bursa kali ini secara khusus sangat menantang karena berbagai alasan. Ada banyak uang yang dibelanjakan di liga ini dan saya pikir kami telah memaksimalkan situasi yang kami hadapi," katanya.

Carrick menyadari keterbatasan finansial membuat timnya tidak bisa selalu menandingi pengeluaran klub pesaing, sehingga fokus utama saat ini adalah mengoptimalkan skuad yang ada.

"Itulah dunia yang kami jalani. Pada titik tertentu, ada tim yang akan mengeluarkan banyak uang. Terkadang jumlahnya lebih besar dari yang kami keluarkan, terkadang mungkin tidak. Kami harus memaksimalkan apa yang kami miliki dan memahami posisi kami," tutur Carrick, yang dipermanenkan sebagai pelatih menjelang musim 2026/2027.

Pelatih berusia 45 tahun itu menegaskan komitmen timnya untuk terus meningkatkan kualitas permainan di tengah jadwal padat yang dihadapi.

"Kami adalah tim yang sangat bagus dan ingin terus menjadi lebih baik," imbuh pelatih berusia 45 tahun itu.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed