Gempa Kembar Guncang Venezuela Robohkan Bangunan di Caracas

Smallest Font
Largest Font

Dua gempa bumi besar mengguncang Venezuela dalam waktu kurang dari satu menit pada Rabu malam waktu setempat dan merobohkan bangunan di ibu kota Caracas. Gempa ini memicu kepanikan warga dan kerusakan luas di beberapa wilayah.

Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan pusat gempa pertama berada di dekat kota San Felipe, sekitar 100 mil barat ibu kota. Gempa kedua berkekuatan magnitudo 7,5 terjadi 39 detik kemudian di dekat kota Yumare.

“High casualties and extensive damage are probable and the disaster is likely widespread,” tulis USGS di situs resmi mereka.

Presiden Venezuela Delcy Rodríguez langsung menetapkan status darurat nasional atas bencana ini. Melalui siaran televisi negara, Rodríguez juga mengumumkan penutupan bandara di Caracas akibat kerusakan parah yang terjadi.

Pihak berwenang mencatat sedikitnya ada 20 gempa susulan pasca kejadian utama. Pemerintah belum merilis total jumlah korban secara keseluruhan, namun Gubernur Falcón, Víctor Clark, menyebut petugas sedang mencari 15 orang yang tertimbun reruntuhan dan 35 lainnya luka-luka.

Pakar seismologi dari California Institute of Technology, Lucy Jones, memberikan analisis mengenai dampak parah dari bencana alam kembar ini.

“This is one of the really great, very difficult, very damaging earthquakes, because you combined a very large event with residences of a lot of people,” kata Jones dalam pengarahan video.

Situasi mencekam terjadi di Caracas saat warga berhamburan keluar dari gedung yang bergoyang. Kerusakan fisik terlihat jelas dengan runtuhnya dinding luar bangunan, sementara kolom debu membubung tinggi di beberapa kawasan bisnis kota.

“The scene was like a horror movie,” kata seorang wanita di Caracas kepada kantor berita Reuters setelah berhasil menyelamatkan diri.

Wanita tersebut menambahkan bahwa situasi evakuasi berlangsung dramatis demi menghindari reruntuhan gedung.

“We had to climb over the rubble and everything,” kata wanita tersebut.

Menteri Dalam Negeri Diosdado Cabello mengonfirmasi getaran gempa dirasakan di beberapa negara bagian. Wilayah Altamira di Caracas mengalami situasi yang mengkhawatirkan karena banyaknya rumah dan gedung yang roboh.

“We understand that some people may be desperate, but we are acting according to protocols to activate aid and rescue efforts to help those who need it most,” kata Cabello di televisi negara.

Cabello mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memprioritaskan keselamatan kelompok rentan saat proses evakuasi.

“Be very careful with children and the elderly; call each other and check that no one has been harmed,” kata Cabello.

Warga Caracas lainnya, Roberto Damas, menggambarkan dahsyatnya getaran gempa yang mengguncang apartemen tempat tinggalnya.

“The building really shook from side to side. Unreal. The force was incredibly strong,” kata Damas.

Damas menambahkan bahwa barang-barang di tempat tinggalnya berjatuhan akibat guncangan tersebut.

“We were walking and it was tossing us around. Everything in the apartment fell. Well, thank God we were able to get out,” kata Damas.

Merespons bencana ini, Wakil Menteri Luar Negeri AS Christopher Landau menyampaikan pernyataan dukungan melalui media sosial.

“We’re in touch with the authorities and mobilizing assistance. May God bless our Venezuelan friends at this difficult moment,” tulis Landau.

Dukungan logistik tambahan juga dikonfirmasi oleh pejabat Departemen Luar Negeri AS, Jeremy Lewin, yang menyatakan pengiriman tim penyelamat sedang disiapkan.

“Working with our partners in the interim Venezuelan government, the U.S. will be sending search and rescue teams, medical and humanitarian supplies and other resources in the crucial first days after this tragic natural disaster,” kata Lewin melalui akun X.

Bencana ini memperparah situasi kemanusiaan di Venezuela, di mana badan urusan kemanusiaan PBB mencatat hampir 8 juta dari 28 juta penduduk negara itu sudah membutuhkan bantuan sejak Mei.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed