Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Sulawesi Utara Tidak Berpotensi Tsunami

Smallest Font
Largest Font

Wilayah Tahuna di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,2 pada Rabu, 22 Juli 2026, pukul 01.33 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memastikan peristiwa tersebut tidak berpotensi memicu tsunami.

Hasil analisis pemutakhiran data BMKG mencatat parameter gempa berada pada magnitudo 4,9 dengan kedalaman 30 kilometer. Pusat gempa terletak di darat pada koordinat 5,70 derajat Luas Selatan dan 125,42 derajat Bujur Timur, atau berjarak 211 kilometer arah barat laut Pulau Karatung.

Dilihat dari kedalaman hiposenternya, guncangan ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas deformasi batuan di dasar laut. Analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme sesar naik geser atau oblique thrust fault.

Berdasarkan peta guncangan, dampak gempa dirasakan di Kepulauan Marore, Kepulauan Sangihe, dengan skala intensitas III MMI, di mana getaran dirasakan nyata di dalam rumah seakan ada truk berlalu. Sementara itu, getaran dengan skala II MMI dirasakan oleh beberapa orang di Miangas, Kepulauan Talaud.

Hingga pukul 01.50 WIB, hasil pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan. Pihak BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang, menghindari bangunan yang retak atau rusak, serta hanya memantau perkembangan informasi melalui kanal resmi yang terverifikasi.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed