Wapres Gibran Rakabuming Membuka Pesparawi Nasional XIV di Manokwari

Smallest Font
Largest Font

Wakil Presiden Gibran Rakabuming menekankan pentingnya perdamaian di tanah Papua saat membuka secara resmi Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV 2026 di Lapangan Borarsi, Manokwari, Papua Barat, pada Sabtu, 20 Juni 2026 malam.

Dalam laporannya, perhelatan nasional yang digelar setiap empat tahun sekali ini diwarnai aksi panggung Wapres Gibran yang membagikan hadiah berupa sepeda dan alat musik kepada sejumlah anak Papua serta munculnya kritik terkait pembatasan akses media lokal.

Gibran menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya meratakan pembangunan infrastruktur dan program sosial di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di tanah Papua, yang membutuhkan situasi kondusif.

"Dalam melakukan pembangunan dibutuhkan situasi yang kondusif dan damai. Oleh sebab itu, saya mengapresiasi tema Pesparawi tahun ini yang mengangkat soal perdamaian dan persaudaraan di tanah Papua," ujar Gibran dikutip dari Antara.

Wapres kemudian meminta masyarakat setempat untuk menjaga Lapangan Borarsi sebagai fasilitas publik yang telah selesai dibangun, sekaligus mencontohkan berbagai program nyata seperti Rumah Sakit, Jalan Trans Papua, Sekolah Rakyat, Kampung Nelayan, hingga program makan bergizi gratis.

"Harapannya ke depan ini dapat menurunkan ketimpangan, memperluas akses serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua," katanya.

Di sela acara, suasana hangat terjadi saat Wapres mengundang lima anak ke atas panggung untuk berinteraksi langsung, termasuk seorang siswi kelas 4 SD bernama Tenia.

"Kamu kelas berapa?" tanya Gibran.

Mendengar jawaban dari Tenia yang duduk di bangku kelas 4 SD, Wapres memberikan respons santai.

"Seumuran sama anakku," ujarnya.

Setelah Tenia menampilkan Tari Tifa di hadapan para hadirin, Gibran membagikan hadiah berupa tiga unit sepeda dan dua alat musik berupa keyboard dan gitar kepada anak-anak tersebut.

Di balik kemeriahan acara, Wakil Ketua Fraksi Otonomi Khusus (Otsus) DPRP Papua Barat, Agustinus Orocomna, menyampaikan kritik dan meminta panitia memberikan akses peliputan yang layak bagi jurnalis lokal setelah adanya keluhan pembatasan akses.

"Wartawan harus diberikan akses untuk meliput kegiatan-kegiatan yang bersifat publik. Karena itu, kami meminta panitia mengakomodasi rekan-rekan media dalam menjalankan tugas jurnalistiknya", kata Orocomna di Manokwari, Jumat (19/6/2026) seperti dilansir dari TopbNews.com.

Orocomna menyarankan agar panitia menerbitkan kartu identitas khusus bagi wartawan demi menyelaraskan aspek keamanan protokoler Wapres dengan hak akses pers terhadap informasi publik.

"Jika memang ada pertimbangan keamanan dan protokoler, panitia dapat melakukan pendataan serta menerbitkan kartu identitas khusus bagi wartawan yang ditugaskan meliput. Dengan begitu, aspek keamanan tetap terjaga tanpa mengurangi akses pers terhadap informasi publik", ujarnya.

Ia mengingatkan kontribusi besar media lokal dalam menyukseskan agenda nasional empat tahunan ini dan berharap tidak ada kendala yang menghambat kerja jurnalistik di lapangan.

"Media selama ini memiliki kontribusi besar dalam mempublikasikan dan mendukung berbagai kegiatan Pesparawi. Karena itu, kami berharap tidak ada pembatasan yang menghambat kerja jurnalistik media lokal", kata Orocomna.

Orocomna juga menyampaikan harapannya agar perhelatan akbar ini dapat memberikan dampak ekonomi dan sosial yang positif bagi masyarakat Papua Barat.

"Harapan kami, event nasional ini menjadi kebanggaan bersama dan membawa manfaat bagi masyarakat Papua Barat", ujarnya.

Berdasarkan jadwal kunjungan kerja dari Beritasatu.com, Wapres Gibran dijadwalkan meninjau Sentra Produksi Kakao Ransiki di Kabupaten Manokwari Selatan sebelum melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Asmat, Papua Selatan, pada Minggu, 21 Juni 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed