GoPay Edukasi 150 UMKM Bali Guna Tingkatkan Literasi Transaksi Digital

Smallest Font
Largest Font

Layanan keuangan digital GoPay menggelar program edukasi keuangan bertajuk Pintar Bareng GoPay di Denpasar, Bali, pada Senin (25/5/2026). Langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan literasi transaksi digital bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM di Pulau Dewata.

Program pelatihan yang berlangsung intensif ini diikuti oleh sebanyak 150 orang peserta yang merupakan pelaku UMKM dari berbagai sektor di Bali. Kehadiran inisiatif ini menjadi salah satu cara memajukan umkm agar lebih siap menghadapi transformasi pasar yang kian bergantung pada ekosistem nontunai.

Pihak penyelenggara menekankan bahwa pemahaman yang matang mengenai teknologi finansial akan membantu memperluas jangkauan pasar. Melalui adopsi pembayaran digital, para pemilik usaha dapat mengelola arus kas dengan lebih transparan, aman, dan efisien.

Selain memberikan pemahaman dasar finansial, edukasi ini berfokus pada pemanfaatan fitur layanan pembayaran digital lintas negara menggunakan kode respons cepat (QR code). Fasilitas ini dirancang untuk menangkap peluang dari sektor pariwisata Bali yang terus bergerak dinamis.

Fitur pembayaran digital tersebut memfasilitasi transaksi bagi wisatawan asal Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok. Dengan integrasi ini, para pedagang lokal dapat menerima pembayaran dari turis asing secara langsung tanpa proses penukaran uang tunai yang rumit.

Edukasi Pengguna, Langkah Pengamanan Transaksi Digital Gopay | CNBC Indonesia

Integrasi teknologi global ini sekaligus menjadi solusi mengatasi masalah pemasaran umkm yang selama ini kerap kesulitan melayani turis mancanegara. Kemudahan transaksi dinilai menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan untuk berbelanja di gerai lokal.

Tantangan Permodalan dan Solusi Ekosistem Ritel

Pengembangan kapasitas digital UMKM dinilai krusial mengingat sektor ini masih kerap terbentur masalah klasik. Berdasarkan data industri, pemasaran, promosi, serta kendala modal usaha umkm hingga kini masih menjadi tantangan utama yang menghambat pertumbuhan volume bisnis di daerah.

Sebagai gambaran penguatan ekosistem, kolaborasi ritel lokal di tingkat nasional sebenarnya memiliki dampak ekonomi yang sangat besar. Jaringan penyedia ekosistem ritel lokal yang menaungi toko kelontong di seluruh Indonesia mampu mencatatkan kontribusi komoditas yang signifikan bagi perekonomian negara.

Berikut adalah data kontribusi jaringan ritel kelontong lokal berdasarkan catatan performa ekonomi nasional:

Data Kontribusi Ekonomi Toko Kelontong Ritel Lokal
Indikator EkonomiNilai Capaian
Kontribusi Komoditas per TahunRp5,7 Triliun
Setara Pangsa Nilai UMKM Nasional0,24%
Tahun Basis Data2019

Melalui data tersebut, penguatan pada level pedagang kecil seperti toko kelontong terbukti memberi dampak nyata. Penyelenggara kegiatan juga membagikan tips sukses usaha toko kelontong, di mana salah satu pilarnya adalah adaptasi cepat terhadap sistem pembayaran digital seperti QRIS.

Dorong Pertumbuhan Inklusi Finansial Daerah

Rendahnya inklusi keuangan dan perpajakan pada sektor usaha kecil di Indonesia umumnya disebabkan oleh dua faktor utama. Berdasarkan hasil studi dari berbagai jurnal ilmiah, kendala tersebut meliputi sistem daring yang dipandang kurang ramah pengguna (user friendly) serta minimnya sosialisasi kepada pelaku UMKM.

Melalui program tatap muka seperti di Denpasar ini, kesenjangan informasi tersebut coba dipangkas. Pelaku usaha dibimbing secara langsung mengenai regulasi, tata cara transaksi yang aman, hingga cara mengantisipasi risiko kejahatan siber yang menyasar dompet digital.

Informasi ini bukan saran investasi atau panduan perbankan resmi. Nilai transaksi dan kebijakan layanan digital dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti regulasi Bank Indonesia dan penyedia layanan terkait.

Langkah edukasi yang menyasar 150 pelaku usaha di Bali ini diharapkan dapat menekan angka kegagalan bisnis lokal akibat gagap teknologi. Pihak GoPay menyatakan akan terus melanjutkan komitmen pemenuhan literasi digital ini ke berbagai wilayah lain di Indonesia guna mendukung pemerataan ekonomi nasional.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed