Gubernur NTT Tinjau Operasional Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kupang

Smallest Font
Largest Font

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena memimpin apel bersama siswa di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Kupang, Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, pada Senin, 20 Juli 2026, guna meninjau pelaksanaan program pendidikan gratis berasrama tersebut.

Langkah ini menjadi bagian dari pengawasan operasional kawasan pendidikan terpadu tingkat SD, SMP, dan SMA yang pembangunannya telah mencapai 93,98 persen oleh Kementerian Pekerjaan Umum hingga 16 Juli 2026. Kegiatan belajar mengajar di sekolah dengan kapasitas 1.080 orang tersebut secara resmi telah berjalan sejak 13 Juli 2026.

Gubernur NTT menilai program besutan Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Sosial ini efektif memperluas akses pendidikan berkualitas bagi keluarga kurang mampu demi memutus rantai kemiskinan daerah.

"Pendidikan adalah jalan paling efektif untuk memutus rantai kemiskinan. Karena itu, Pemerintah Provinsi NTT terus mendukung Program Sekolah Rakyat agar benar-benar melahirkan generasi unggul yang cerdas, berkarakter, mandiri, dan mampu mengubah masa depan keluarganya," kata Melki Laka Lena, Gubernur NTT dalam laporan ANTARA.

Melki menambahkan bahwa fasilitas di SRT 1 Kupang merupakan salah satu yang terbaik di NTT dan meminta seluruh elemen sekolah menjadi satu keluarga besar yang saling menjaga, terutama bagi anak asrama tingkat SD.

"Kesempatan seperti ini tidak dimiliki semua orang. Karena itu, saya berharap anak-anak memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh. Belajarlah dengan tekun, bangun cita-cita setinggi mungkin, dan jadilah generasi yang kelak membanggakan keluarga, NTT, dan Indonesia," ujar Melki Laka Lena, Gubernur NTT.

Pemerintah Provinsi NTT menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam mengawal pelaksanaan program ini.

"Saya minta seluruh warga Sekolah Rakyat menjadi satu keluarga besar. Di asrama kita harus saling menjaga, saling menguatkan, dan saling memberi semangat. Khusus anak-anak SD, saya titip kepada para wali asuh agar memperlakukan mereka seperti anak sendiri," kata Melki Laka Lena, Gubernur NTT.

Terkait infrastruktur fisik, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo saat meninjau lokasi pada Jumat, 17 Juli 2026, memastikan perbaikan akses jalan sepanjang 5 kilometer menuju sekolah akan rampung pada Agustus 2026.

"Kami harus memastikan sarana dan prasarana benar-benar siap untuk mendukung adik-edge belajar. Yang belum selesai segera diselesaikan, terutama akses menuju sekolah, sehingga seluruh kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik," kata Dody Hanggodo, Menteri PU dilansir dari detikfinance.

Pekerjaan fisik sekolah berasrama ini digarap oleh PT PP - PT DLJ (KSO) dengan melibatkan 967 tenaga kerja, di mana fasilitas utama seperti gedung SMA, asrama, dapur, dan tempat ibadah sudah selesai total.

"Semangat wajib dijaga. Belajarlah yang rajin, jangan lupa berdoa kepada orang tua. Kalian semua harus sukses. Tugas kami memastikan sarana dan prasarananya tersedia agar kalian bisa belajar dengan nyaman," ujar Dody Hanggodo, Menteri PU.

Pihak sekolah mengapresiasi penuh percepatan yang dilakukan oleh Kementerian PU demi kenyamanan para siswa yang kini sudah mulai menetap.

"Kami sangat bersyukur karena pemerintah tidak hanya membangun gedung sekolah, tetapi juga terus memastikan seluruh fasilitas pendukungnya dilengkapi. Kehadiran Bapak Menteri menjadi penyemangat bagi kami untuk memberikan layanan pendidikan terbaik kepada anak-anak," kata Felipina Agustina Kale, Kepala Sekolah SRT 1 Kabupaten Kupang.

Di sisi lain, antusiasme juga datang dari para orang tua murid saat mengantar anak-anak mereka mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Rabu, 14 Juli 2026 melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah.

"Saya berharap anak saya belajar dengan sungguh-sungguh agar bisa mengubah masa depannya. Sebagai orang tua, saya akan terus mendukung dan mendampingi pendidikan anak," kata Andreas Lake, warga Desa Oebelo kepada RRI.CO.ID.

Berdasarkan data terbaru per 20 Juli 2026, SRT 1 Kabupaten Kupang kini mendidik 249 siswa yang terdiri atas 22 siswa SD, 111 siswa SMP, dan 116 siswa SMA.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed