Gunung Anak Krakatau Erupsi Kembali Sebarkan Debu Vulkanik

Smallest Font
Largest Font

Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi secara terus-menerus dengan debu vulkanik menyebar ke berbagai wilayah, berlangsung hingga pukul 04.40 WIB pada 5 September 2026, seperti dilansir dari Detik Health.

Debu vulkanik yang sangat halus ini dapat menempel pada pakaian dan benda lain. Dokter paru dari RSUP Persahabatan, Prof Dr dr Agus Dwi Susanto, SpP(K), menyarankan agar benda yang terkena debu dicuci menggunakan air.

"Memang kalau sudah menempel di baju atau di bahan-bahan, misalnya di mobil, memang harus dicuci lagi, harus dikenai air. Kemudian dikeringkan di dalam ruangan, indoor, ya," ujar dr Agus.

Penting untuk mencuci debu yang menempel karena partikel halus ini bisa terhirup, sehingga perlu dilarutkan dengan air.

"Jadi, dia harus dilarutkan dengan air. Jadi, memang termasuk kita kalau habis aktivitas di luar rumah ketika debu vulkanik ini lagi banyak," tambahnya.

Debu vulkanik yang menempel pada pakaian tidak akan hilang hanya dengan mengibaskan atau mengetuk pakaian.

"Dia tidak bisa hilang dengan hanya dengan di apa istilahnya di kibas-kibas atau di apa Di-apa istilahnya atau dikebut-kebut nah itu tidak bisa," kata dr Agus.

Selain pakaian, masyarakat juga perlu berhati-hati jika debu vulkanik mengenai mata. Mengucek mata tidak disarankan karena partikel halus dapat menempel dan menyebabkan iritasi. Debu sebaiknya dilarutkan dengan air.

"Dia harus dilarutkan dengan air," pungkas dr Agus.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed