Harga Emas Berpotensi Tembus US 5400 Per Troy Ounce Dalam 12 Bulan
UBS memproyeksikan harga emas dunia berpotensi menembus US$5.400 per troy ounce dalam 12 bulan ke depan akibat tren dedolarisasi dan aksi beli bank sentral. Lonjakan ini terjadi setelah emas membukukan kenaikan 10,12% sepanjang Agustus 2026 dan ditutup di level US$4.452,1 per troy ounce pada Senin (31/8/2026).
Chief Investment Office UBS menilai pelemahan dolar AS dalam jangka menengah hingga panjang berpotensi berlanjut seiring meningkatnya kekhawatiran fiskal di Amerika Serikat.
"Emas jelas diuntungkan oleh dedolarisasi, karena para investor memandang logam mulia sebagai penyimpan nilai yang andal dan alternatif bagi mata uang cadangan tradisional," tulis Chief Investment Office UBS dalam catatannya.
Tekanan terhadap greenback juga dipicu oleh defisit fiskal AS yang besar, ketidakpastian kebijakan perdagangan, serta diversifikasi cadangan devisa global. Indeks dolar AS (DXY) sendiri tercatat melemah 2,4% dalam sebulan terakhir.
Penguatan harga emas pada pertengahan Agustus turut dipicu oleh langkah Kementerian Keuangan AS yang mengumumkan pembelian kembali obligasi. Kebijakan tersebut menurunkan imbal hasil surat utang AS sehingga emas sebagai aset tanpa imbal hasil menjadi jauh lebih menarik bagi investor global.
Di sisi lain, People's Bank of China menambah cadangan emas sebesar 20 ton pada Juli 2026 yang menjadi kenaikan bulanan terbesar sejak Oktober 2023. Secara keseluruhan, bank sentral secara global telah membeli 289 ton emas pada kuartal II-2026 dan diperkirakan memborong 750 hingga 1.000 ton sepanjang 2026.
Meski berprospek cerah dalam jangka panjang, harga emas sempat mengalami koreksi teknikal akibat aksi ambil untung serta pidato Gubernur Federal Reserve Kevin Warsh di Jackson Hole. Warsh menegaskan komitmen bank sentral AS untuk menekan inflasi ke target 2% melalui instrumen suku bunga.
Berdasarkan data CME FedWatch, peluang kenaikan suku bunga acuan The Fed sebesar 25 basis poin menjadi 3,75-4% pada rapat September 2026 kini mencapai 65,4%. Analisis teknikal menunjukkan emas berisiko menguji level koreksi terdekat di US$4.332 per troy ounce, dengan potensi rebound menuju target resistensi di US$4.502 per troy ounce.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow