Harga Kakao Dunia Hari Ini Anjlok ke 5.016 USD per Ton Setelah Stok ICE Melambung

Smallest Font
Largest Font

Harga kakao dunia hari ini jatuh ke level 5.016,21 USD per metrik ton pada perdagangan Kamis, 2 Juli 2026 waktu setempat. Penurunan sebesar 1,49 persen dari hari sebelumnya ini dipicu oleh lonjakan stok persediaan di Intercontinental Exchange (ICE) yang mencapai level tertinggi dalam 1,75 tahun terakhir.

Berdasarkan data pasar yang dilansir dari Trading Economics, kontrak berjangka kakao saat ini diperdagangkan mendekati level posisi Januari 2026. Meskipun mengalami penurunan harian, tren harga komoditas coklat dalam jangka pendek sebenarnya masih menunjukkan grafik yang cukup kuat akibat kendala pasokan jangka panjang.

Penutupan pasar berjangka di New York dan London menunjukkan performa yang kompak melemah pada perdagangan tengah minggu ini. Kontrak berjangka kakao September di ICE New York (CCU26) ditutup turun 56 poin atau minus 1,10 persen di level berjangkanya. Langkah pelemahan ini sejalan dengan meningkatnya pasokan global secara berkala di pelabuhan utama.

Penurunan di Bursa London dan New York

Sementara itu, kontrak kakao September di ICE London #7 (CAU26) juga mengalami koreksi yang lebih dalam dengan ditutup merosot 71 poin, atau turun 1,86 persen. Penurunan tajam di dua bursa utama ini menjadi indikator penting bagi para pelaku usaha ekspor biji kakao Indonesia dalam menentukan harga beli di tingkat petani.

Perbandingan Kinerja Historis Komoditas

Apabila melihat data historis, fluktuasi harga coklat dunia hari ini merekam dinamika pasokan yang sangat kontras dibandingkan periode-periode sebelumnya. Selama sebulan terakhir hingga Juli 2026, harga kakao sebenarnya sudah naik 23,19 persen, bahkan sempat melonjak lebih dari 20 persen dalam dua minggu terakhir hingga mencapai level tertinggi dalam 5,5 bulan.

Namun, jika dibandingkan dengan kondisi setahun yang lalu, harga kakao per Juli 2026 ini tercatat masih 38,08 persen lebih rendah. Nilai perdagangan saat ini juga terpaut sangat jauh dari rekor harga tertinggi sepanjang masa yang pernah dicapai pada Desember 2024 silam, yakni sebesar 12.906,00 USD per metrik ton.

Ekspor Biji Kakao Diuntungkan Kenaikan Harga Patokan Juli 2026 | KONTAN TV

Faktor Penyebab Dinamika Pasar Kakao

Laporan dari Investing menyatakan bahwa faktor utama penekan harga pada perdagangan minggu ini adalah data stok persediaan kakao ICE yang meningkat pesat. Pasokan terpantau melonjak hingga menyentuh angka 3.017.796 kantong pada hari Rabu, yang merupakan level tertinggi dalam 21 bulan terakhir.

Meskipun stok di bursa mencatat kenaikan, kekhawatiran jangka panjang mengenai kenapa harga kakao mahal sekarang tetap membayangi industri. Hal ini disebabkan oleh proyeksi penurunan output dari Pantai Gading dan Ghana selaku dua negara daerah penghasil kakao terbesar di dunia yang menyumbang lebih dari 60 persen produksi global.

Perkiraan output produksi Pantai Gading untuk musim 2026/2027 diprediksi merosot ke angka 1,7 hingga 1,8 juta metrik ton. Jumlah tersebut turun signifikan jika dibandingkan dengan produksi musim 2025/2026 yang mampu mencapai sekitar 2,2 juta metrik ton akibat kendala cuaca dan penyakit tanaman.

Proyeksi dan Estimasi Harga Kedepan

Berdasarkan model makro global dari Trading Economics beserta analisis para ahli komoditas, perkiraan harga kakao tahun ini diperkirakan akan mengalami penyesuaian lanjutan hingga beberapa bulan ke depan seiring stabilnya distribusi dari negara produsen sekunder seperti Indonesia, Nigeria, Kamerun, Ekuador, dan Brasil.

Estimasi perdagangan kakao di akhir kuartal ini diproyeksikan berada di kisaran 4.645,62 USD per metrik ton. Sementara itu, dalam jangka panjang waktu 12 bulan ke depan, harga komoditas yang diperdagangkan dengan ukuran 10 metrik ton per kontrak di New York Mercantile Exchange (NYMEX) ini diperkirakan bakal melandai ke level 4.235,98 USD per metrik ton.

Berikut adalah rangkuman data indikator pasar kakao global terkini per Juli 2026:

Tabel Pergerakan dan Estimasi Harga Kakao Dunia 2026
Indikator PasarNilai / Posisi HargaPersentase Perubahan
Harga Penutupan (2 Juli 2026)5.016,21 USD/T-1,49% (Harian)
Performa 1 Bulan Terakhir+23,19% (Naik)
Perbandingan Tahunan (YoY)-38,08% (Turun)
Rekor Tertinggi (Desember 2024)12.906,00 USD/MT
Estimasi Akhir Kuartal4.645,62 USD/MT
Proyeksi 12 Bulan Kedepan4.235,98 USD/MT
Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.

Hingga saat ini, para eksportir domestik masih terus memantau pergerakan bursa internasional guna menyesuaikan harga beli biji kakao di sentra-sentra produksi lokal seperti Sulawesi dan Sumatera.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed