Harga Kopi Arabika Jatuh ke Level Terendah 19 Bulan
Harga kopi arabika dunia jatuh ke level terendah dalam 19 bulan terakhir pada penutupan perdagangan Kamis, 4 Juni 2026 waktu setempat. Penurunan ini turut menyeret harga kopi robusta yang juga ditutup melemah tipis di bursa berjangka internasional.
Kondisi pasar komoditas global menunjukkan tekanan jual yang kuat pada kedua jenis kopi utama tersebut. Para pelaku pasar terus memantau perkembangan pasokan dari negara-negara produsen utama untuk melihat pengaruh panen brazil pada harga kopi global.
Berdasarkan data perdagangan berjangka komoditas, kontrak Juli 2026 untuk kedua jenis kopi kompak mengalami koreksi. Tekanan terbesar terjadi pada sektor arabika, yang mencatatkan rekor terendah baru dalam kurun waktu satu setengah tahun terakhir.
Rincian Pergerakan Harga Arabika
Pada perdagangan Kamis, 4 Juni 2026, kontrak berjangka July arabica coffee (KCN26) ditutup merosot tajam. Harga arabika melemah sebesar -5.95 poin atau turun sekitar -2.35 persen dibandingkan dengan sesi perdagangan sebelumnya.
Rincian Pergerakan Harga Robusta
Sementara itu, kontrak berjangka July ICE robusta coffee (RMN26) juga tidak mampu bertahan di zona hijau. Harga kopi robusta ditutup turun tipis sebesar -19 poin atau melemah -0.56 persen pada penutupan pasar yang sama.
Data Perbandingan Harga Kopi Internasional
Penurunan ini mempertegas tren lesu pasar komoditas perkebunan dalam beberapa waktu terakhir. Koreksi harga kopi robusta vs arabika memperlihatkan bahwa arabika mendapatkan tekanan sentimen negatif yang jauh lebih masif di bursa global.
Berikut adalah visualisasi data penutupan harga kopi berjangka internasional untuk kontrak Juli 2026 berdasarkan pergerakan pasar terbaru:
| Jenis Kopi (Kontrak Juli '26) | Kode Kontrak | Perubahan Poin | Persentase Penurunan |
|---|---|---|---|
| July Arabica Coffee | KCN26 | -5.95 | -2.35% |
| July ICE Robusta Coffee | RMN26 | -19 | -0.56% |
Faktor Penyebab dan Dampak ke Pasar Lokal
Para pengamat komoditas menilai ada beberapa faktor yang menjadi penyebab harga kopi turun secara simultan di pasar internasional. Melimpahnya proyeksi pasokan global serta pergeseran volume perdagangan di bursa komoditas utama menjadi pemicu utama aksi jual investor.
Penurunan di tingkat global ini tentu menimbulkan pertanyaan di kalangan petani domestik mengenai "berapa harga kopi per kg hari ini" di tingkat pengepul lokal. Fluktuasi di bursa London dan New York biasanya akan langsung berimbas pada harga beli biji kopi mentah di dalam negeri.
Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.
Hingga saat ini, para pelaku industri kopi nasional masih terus mengantisipasi pergerakan harga komoditas ini. Dinamika pasar internasional diperkirakan tetap menjadi kompas utama dalam menentukan pergerakan harga perdagangan fisik kopi di berbagai daerah sentra produksi Indonesia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow