Harga Kopi Dunia Merosot pada Perdagangan 10 Juni 2026
Harga kopi global mengalami penurunan signifikan pada transaksi pasar berjangka hari ini, Rabu, 10 Juni 2026, menyusul rilis proyeksi pasokan yang melimpah dari negara produsen utama.
Kondisi ini langsung memberikan tekanan besar terhadap pergerakan komoditas di bursa internasional. Kontrak berjangka kedua jenis kopi, baik arabika maupun robusta, ditutup melemah karena pasar merespons ekspektasi surplus pasokan yang lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya.
Berdasarkan data perdagangan komoditas terbaru, penurunan ini membawa harga arabika menyentuh level terendah dalam 19 bulan terakhir. Sementara itu, varietas robusta terjerembap ke tingkat paling rendah dalam dua bulan ke belakang.
Rincian Penurunan Nilai Komoditas
Penurunan nilai jual terjadi secara bersamaan di bursa komoditas internasional.
Data dari pasar berjangka menunjukkan kontrak arabika untuk pengiriman Juli (KCN26) ditutup melemah sebesar -1,50 poin atau merosot -0,61 persen. Pada saat yang sama, kontrak berjangka ICE untuk kopi robusta pengiriman Juli (RMN26) juga mengalami koreksi yang lebih dalam, yakni jatuh sebesar -40 poin atau terpangkas -1,20 persen.
Secara riil di pasar spot global, fluktuasi instrumen komoditas ini bergerak dinamis.
Melalui pantauan grafik harga perdagangan harian, nilai Kopi Arabika hari ini bertengger di angka 242,0200 dolar AS. Di sisi lain, harga Kopi Robusta hari ini berada pada posisi 3237,0000 dolar AS. Para pelaku pasar komoditas saat ini dapat melakukan transaksi jual-beli kedua jenis bahan baku minuman tersebut melalui perusahaan pialang secara fleksibel memanfaatkan mekanisme kontrak berjangka (futures) ataupun Contract for Differences (CFDs).
Perbandingan Nilai Arabika dan Robusta
Berikut adalah rincian angka penutupan perdagangan berjangka komoditas kopi dunia:
| Jenis Komoditas Kopi | Kode Kontrak Berjangka | Perubahan Poin | Persentase Penurunan |
|---|---|---|---|
| Kopi Arabika | KCN26 | -1,50 | -0,61% |
| Kopi Robusta | RMN26 | -40 | -1,20% |
Faktor Pemacu Kejatuhan Pasar
Sentimen utama yang menjadi faktor yang mempengaruhi harga kopi global didominasi oleh proyeksi agrikultur yang sangat positif di Amerika Selatan.
Kenaikan volume produksi ini melonggarkan kekhawatiran defisit komoditas yang sempat terjadi pada periode sebelumnya. Lembaga asing dari Amerika Serikat memaparkan data yang memicu aksi jual di kalangan para trader.
Sebab, pasokan dari Brasil diprediksi akan membanjiri pasar internasional dalam waktu dekat.
Beberapa rilis data krusial terkait prospek panen kopi Brasil 2026/27 meliputi:
- Proyeksi dari Foreign Agricultural Service (FAS) USDA mengestimasi hasil panen kopi Brasil periode 2026/27 mampu mencapai angka 71,9 juta kantong, yang mengindikasikan lonjakan sebesar +14 persen secara tahunan (Year-on-Year/YoY).
- Data analis Marex Group Plc per tanggal 19 Maret bahkan mengeluarkan angka prediksi yang jauh lebih agresif, yakni memproyeksikan total panen potensial sebesar 75,9 juta kantong.
- Laporan berkala Coffee Trading Academy pada 7 Mei ikut memperkuat sentimen pasar melalui kalkulasi panen Brasil yang berada di angka 71,4 juta kantong, atau tumbuh sekitar 12 persen YoY.
Surplus Stok Global Kian Membengkak
Dampak langsung dari estimasi panen raya ini memicu revisi keseimbangan neraca pangan dunia.
Lembaga perbankan internasional, Rabobank, secara resmi menaikkan perkiraan surplus kopi global untuk periode tahun berjalan 2026/27. Angka surplus dunia kini terkoreksi naik menjadi 9,5 juta kantong, melompat dari estimasi panduan awal yang sebelumnya dipatok sebesar 7,0 juta kantong.
Kondisi melimpahnya persediaan ini membuat para pelaku industri manufaktur makanan-minuman menahan pembelian dalam skala besar.
Situasi makro tersebut memicu spekulasi di kalangan petani lokal mengenai "kapan harga kopi akan naik" kembali ke level puncaknya jika suplai luar negeri terus bertambah.
Hingga saat ini, para pedagang fisik di berbagai daerah masih terus mencermati pergerakan pasar berkala guna menentukan besaran angka pasti mengenai berapa harga biji kopi per kilogram di tingkat pengepul domestik.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow