Harga Nikel Hari Ini Naik ke US$16.960 per WMT di Agustus 2026

Smallest Font
Largest Font

Harga nikel terbaru pada 28 Agustus 2026 di pasar global tercatat naik signifikan mencapai US$16.960 per wet metric ton (WMT) untuk Harga Mineral Acuan (HMA) periode kedua Agustus 2026. Kenaikan ini terjadi dibandingkan periode pertama Agustus sebesar US$16.646 per WMT, serta meningkat tajam dari Juli 2026 yang berada di posisi US$16.533,67 per WMT.

Kenaikan harga nikel ini terjadi di tengah permintaan global yang tetap kuat dan sejumlah faktor pengaruh harga nikel global, termasuk kebijakan pemangkasan produksi dari beberapa negara penambang utama. Data harga nikel yang dikutip dari LME (London Metal Exchange) juga menunjukkan harga nikel akhir Juli 2026 berada di level sekitar US$17.165 per ton, memperkuat tren kenaikan harga yang terjadi saat ini.

Harga Mineral Acuan Nikel dan Kadar Bijih

Menurut data terbaru, selain HMA nikel yang mengalami kenaikan, Harga Patokan Mineral (HPM) untuk bijih nikel kategori MC 30% dan MC 35% juga meningkat pada kadar 1,1% hingga 1,8%. Contohnya, bijih dengan kadar MC 30% dan kadar 1,8% naik dari US$79,48 per WMT pada Agustus periode pertama menjadi US$80,62 per WMT pada periode kedua Agustus 2026.

Dampak Pemangkasan Produksi

Pemangkasan produksi nikel oleh beberapa negara produsen besar menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan harga ini. Kebijakan tersebut bertujuan menjaga keseimbangan pasar dan menghindari oversupply yang dapat menekan harga nikel. Dampak pemangkasan produksi ini mendorong suplai yang lebih terbatas sementara permintaan dari industri baterai kendaraan listrik dan sektor industri lainnya tetap tinggi.

Harga Komoditas Terkait dan Relevansi Pasar

Selain nikel, harga komoditas lain yang berkaitan juga menunjukkan kenaikan. Harga kobalt mencapai US$55.869 per dry metric ton (DMT), timbal US$1.851,47 per DMT, seng US$3.683,63 per DMT, aluminium US$3.213,30 per DMT, dan tembaga US$13.897,33 per DMT, semuanya mengalami peningkatan di periode kedua Agustus 2026 menurut laporan pasar komoditas terbaru.

Kenaikan harga nikel dan mineral terkait ini menunjukkan prospek pasar nikel Indonesia yang cukup positif seiring dengan posisi Indonesia sebagai salah satu produsen utama di dunia. Pasar global yang semakin mengarah pada penggunaan kendaraan listrik turut menjadi faktor utama yang menambah permintaan bijih nikel berkualitas.

Perbandingan Harga dan Proyeksi Pasar

Harga nikel Agustus 2026 periode kedua naik US$314 per WMT dari periode pertama, dan naik US$426,33 per WMT dibanding Juli 2026 periode kedua. Kenaikan ini menunjukkan tren kenaikan harga yang stabil dalam beberapa bulan terakhir. Namun, fluktuasi harga di pasar seperti Shanghai Metals Market pada pertengahan Agustus sempat mengalami kenaikan tipis 0,19% dan penurunan 1,12%, menandakan volatilitas pasar tetap ada.

Menurut sebuah analisis, faktor pengaruh harga nikel global juga didorong oleh kondisi ekonomi makro, dinamika permintaan baterai lithium-ion, serta kebijakan pemerintah Indonesia terkait produksi dan ekspor nikel.

"Kenaikan harga nikel ini mencerminkan keberhasilan pengaturan produksi dan permintaan yang terus meningkat dari industri kendaraan listrik," ujar seorang analis pasar komoditas pada nikel.co.id.

Pengaruh Kebijakan dan Prospek Pasar Indonesia

Indonesia sebagai produsen nikel terbesar dunia terus mengatur produksi melalui kebijakan pemangkasan yang bertujuan menjaga stabilitas harga dan pasar. Hal ini sejalan dengan kebijakan harga patokan mineral yang direvisi untuk menguntungkan penambang, namun memberikan tantangan bagi smelter pengolahan bijih nikel di dalam negeri.

Dengan kenaikan harga nikel terbaru ini, prospek pasar nikel Indonesia tetap cerah meskipun diwarnai tantangan distribusi dan pengolahan. Harga nikel yang stabil dan tinggi akan mendukung investasi di sektor pertambangan dan hilirisasi industri nikel di Tanah Air.

PeriodeHarga Nikel (US$/WMT)
Juli 2026 P216.533,67
Agustus 2026 P116.646
Agustus 2026 P216.960
  • Kenaikan harga nikel periode Agustus 2026 P2 mencapai US$314 dibanding Agustus P1
  • Harga LME akhir Juli 2026 mencapai sekitar US$17.165/ton
  • Harga mineral lain juga mengalami kenaikan signifikan, mendukung sentimen positif pasar
  • Pemangkasan produksi menjadi faktor utama mendorong kenaikan harga
Harga Nikel Terbang ke Level Tertinggi 2 Tahun Lebih | CNBC Indonesia
"Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah."

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed