Harga Nikel Hari Ini Turun ke Rp250 Juta per Ton 4 September 2026

Smallest Font
Largest Font

Harga nikel pada 4 September 2026 tercatat turun ke level sekitar Rp250 juta per ton atau setara $16.760 per metric ton, memperlihatkan koreksi dari harga sehari sebelumnya yang berada di kisaran $16.905 per ton. Pergerakan harga ini terjadi di tengah volatilitas pasar logam global yang masih dipengaruhi oleh fluktuasi permintaan dan pasokan.

Penurunan harga nikel ini terjadi di bursa komoditas internasional, di mana harga futures NI1/USD pada hari yang sama tercatat sebesar $16.754,26. Harga nikel yang menjadi salah satu logam utama untuk industri baterai kendaraan listrik ini menunjukkan koreksi harian sebesar sekitar -0,92%, meskipun dalam jangka panjang masih mencatat kenaikan tahunan sebesar 10,78%.

Penurunan harga selama satu hari ini sekaligus melanjutkan tren turun bulanan nikel yang mengalami penurunan sekitar 1,43% dari bulan sebelumnya. Namun, harga nikel sepanjang 52 minggu terakhir masih berada pada kisaran antara $14.224,38 hingga $19.982,18, dengan harga tertinggi tahun ini mencapai hampir $20.000 per ton.

Pasokan dan Permintaan Global

Fluktuasi harga nikel hari ini dipengaruhi oleh dinamika pasokan dan permintaan global, terutama dari sektor kendaraan listrik yang terus berkembang. Indonesia, sebagai produsen nikel terbesar dunia, memiliki peranan penting dalam menjaga kestabilan pasokan. Namun, ketidakpastian regulasi dan kebijakan ekspor turut memberi tekanan pada harga.

Pengaruh Industri Baterai Kendaraan Listrik

Permintaan nikel untuk produksi baterai kendaraan listrik menjadi salah satu faktor utama yang memicu kenaikan harga dalam jangka panjang. Meski demikian, volatilitas harga juga dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti ketegangan geopolitik, perubahan kebijakan perdagangan, serta fluktuasi nilai tukar dolar AS.

Data Pergerakan Harga Nikel Terbaru

PeriodeHarga (USD/ton)Perubahan
4 September 202616.760,00-0,92%
3 September 202616.905,00+0,06%
1 Bulan Terakhir16.930,00 (rata-rata)-1,43%
1 Tahun Terakhir+10,78%

Perkiraan Harga Nikel dan Prospek Pasokan Indonesia

Berdasarkan analisa pasar, harga nikel diperkirakan akan berada pada kisaran $16.882,36 per metric ton pada akhir kuartal ini dan berpotensi naik ke $18.160,23 dalam 12 bulan ke depan. Hal ini didukung oleh ekspektasi pertumbuhan permintaan baterai kendaraan listrik dan penguatan kebijakan pengelolaan sumber daya mineral di Indonesia.

Direktur Industri Mineral menyatakan, "Indonesia sebagai produsen nikel terbesar terus berupaya meningkatkan nilai tambah produk melalui pengolahan dalam negeri untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan di pasar global."

"Permintaan global yang meningkat, terutama dari sektor kendaraan listrik, menjadi faktor utama penggerak harga nikel saat ini," kata Direktur Industri Mineral.

Namun, volatilitas jangka pendek tetap menjadi tantangan, terutama terkait pengaruh pasar finansial dan kebijakan perdagangan internasional.

Harga Nikel Terbang ke Level Tertinggi 2 Tahun Lebih | CNBC Indonesia

Harga nikel yang sensitif terhadap berbagai faktor tersebut membuat para pelaku pasar dan investor terus memantau perkembangan terbaru untuk mengambil keputusan yang tepat. Perhatian khusus juga diberikan pada kebijakan ekspor-impor yang dikeluarkan pemerintah Indonesia yang berpotensi memengaruhi harga dan pasokan dalam negeri.

Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed