Harga Sembako di Jawa Timur Stabil Per 30 Mei 2026 Namun Stok SPHP dan Minyakita di Malang Kosong
Komoditas bahan pokok penting di wilayah Provinsi Jawa Timur terpantau berada dalam kondisi harga yang relatif stabil pada Sabtu, 30 Mei 2026. Meskipun demikian, konsumen di beberapa wilayah seperti Kota Malang menghadapi kendala akibat kekosongan pasokan minyak goreng subsidi dan beras program pemerintah di pasar tradisional.
Kondisi ini memicu perhatian dari berbagai pihak terkait kelancaran distribusi logistik pangan di daerah. Berdasarkan data pemantauan harian terbaru, fluktuasi harga untuk komoditas utama seperti cabai, beras premium, dan daging sapi tidak menunjukkan lonjakan yang drastis dibandingkan dengan hari sebelumnya.
Data resmi Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok di Jawa Timur menunjukkan pergerakan angka yang bervariasi di setiap kabupaten dan kota. Sejumlah pasar di wilayah Surabaya, Sidoarjo, gresik, hingga Banyuwangi melaporkan bahwa pasokan pangan secara umum masih mampu memenuhi kebutuhan harian masyarakat.
Untuk memberikan gambaran yang lebih rinci mengenai perkembangan harga di tingkat pedagang eceran, berikut adalah daftar rata-rata harga beberapa komoditas sembako utama yang dihimpun dari siskaperbapo jatimprov go id:
- Beras Premium: Rp15.500 per kilogram
- Beras Medium: Rp13.200 per kilogram
- Cabai Rawit: Rp42.000 per kilogram
- Cabai Merah Besar: Rp38.000 per kilogram
- Bawang Merah: Rp35.000 per kilogram
- Bawang Putih: Rp36.500 per kilogram
- Minyak Goreng Kemasan: Rp18.000 per liter
- Daging Ayam Ras: Rp36.000 per kilogram
- Telur Ayam Ras: Rp27.500 per kilogram
Secara keseluruhan, pergerakan angka tersebut dinilai masih berada dalam batas kewajaran intervensi pemerintah daerah. Tren stabil ini diperkirakan akan bertahan hingga beberapa hari ke depan selama jalur logistik dari daerah sentra produksi pangan tidak mengalami hambatan cuaca atau kendala armada pengiriman.
Temuan Kekosongan Stok SPHP dan Minyakita di Kota Malang
Kendati harga relatif terkendali, masalah kelangkaan barang justru muncul pada komoditas subsidi kelolaan pemerintah. Dalam pemantauan langsung di Pasar Klojen Kota Malang, ditemukan fakta bahwa stok beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan serta minyak goreng kemasan rakyat atau Minyakita mengalami kekosongan di lapak-lapak pedagang.
Ketiadaan dua produk penyeimbang harga tersebut memaksa warga beralih membeli produk komersial yang harganya lebih tinggi. Kondisi hilangnya pasokan SPHP dan Minyakita di pasar tradisional ini langsung mendapat sorotan tajam karena berdampak pada daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah.
Mantan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang melakukan peninjauan langsung ke lokasi tersebut membenarkan adanya kendala distribusi pada dua komoditas krusial itu. Ketiadaan stok ini dikhawatirkan dapat memicu kenaikan harga pada komoditas sejenis jika tidak segera ditangani melalui operasi pasar.
"Kami menemukan pasokan SPHP dan Minyakita kosong di Pasar Klojen. Hal ini harus segera mendapat respons cepat dari pihak Bulog dan dinas terkait agar masyarakat kembali mendapatkan akses pangan murah," kata Khofifah saat meninjau kondisi pasar tradisional di Malang.
Dampak Distribusi Logistik dan Perbandingan Antar Wilayah
Masalah kelangkaan stok pangan murah ini diduga terjadi akibat keterlambatan pengiriman dari gudang penyedia menuju asosiasi pedagang pasar. Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan koordinasi rantai pasok guna memastikan kuota bulanan untuk setiap daerah area Siskaperbapo Jatim tetap terpenuhi secara berkala.
Sebagai perbandingan dengan wilayah lain di luar pulau Jawa, dinamika harga pangan juga memperlihatkan pola yang berbeda. Di Lampung, gerakan swasembada pangan terus digalakkan oleh berbagai organisasi kemasyarakatan guna memperkuat ketahanan stok daerah sehingga tidak selalu bergantung pada pasokan dari luar provinsi.
Secara umum, tabel berikut merangkum estimasi perbandingan situasi komoditas sembako di beberapa wilayah pemantauan berdasarkan rangkuman data dashboard pangan per akhir Mei 2026:
Wilayah Pemantauan Status Harga Utama Kondisi Ketersediaan Stok Komoditas Paling Fluktuatif Jawa Timur (Umum) Stabil Cukup Tersedia Cabai Rawit Kota Malang Stabil SPHP & Minyakita Kosong Minyak Goreng Lampung Kondusif Melimpah (Swasembada) Beras Lokal
Hingga saat ini, para pedagang di Pasar Klojen Kota Malang masih menunggu pengiriman pasokan baru dari distributor resmi untuk memperbarui stok barang dagangan mereka. Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat dilaporkan tengah melakukan verifikasi data pengiriman guna mencari tahu penyebab utama terhentinya suplai komoditas subsidi tersebut ke pasar-pasar rakyat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow