Hutan Pinus Gunung Nona Enrekang Terbakar 10 Are

Smallest Font
Largest Font

Kebakaran hutan melahap sekitar 10 are kawasan hutan pinus di Gunung Nona, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Seperti dilansir dari Detik Travel, insiden tersebut terjadi pada Sabtu (15/8) sore. Area yang dilalap si jago merah merupakan kawasan hutan lindung.

Padahal, pihak Dinas Kehutanan Enrekang sebelumnya telah memasang pagar pengaman di lokasi tersebut. Dampak dari peristiwa ini membuat seluruh aktivitas masyarakat di kaki Gunung Nona dihentikan sementara. Petugas dari polisi kehutanan (Polhut) kini memperketat penjagaan dan rutin melakukan patroli di sekitar lokasi.

Gunung Nona dikenal sebagai salah satu destinasi yang unik di Sulawesi Selatan. Masyarakat setempat juga menyebut perbukitan ini dengan nama Buttu Kabobong.

Sebutan Gunung Nona bermula dari bentuk ukiran lembahnya yang menyerupai alat kelamin wanita. Gundukan tanah di area perbukitan tersebut membentuk garis yang terbilang khas. Bentuk unik ini hanya dapat disaksikan dari sudut pandang tertentu tepat di hadapannya. Jika dilihat dari kejauhan, kenampakannya menyerupai pegunungan pada umumnya.

Lokasinya berada di Jalan Poros Enrekang-Toraja, Enrekang, Sulawesi Selatan. Kawasan ini berjarak sekitar 6 jam perjalanan darat dari Kota Makassar dengan lintasan pegunungan yang berliku. Masyarakat setempat menganggap kawasan ini memiliki nilai sakral. Gunung Nona dipercayai berpasangan dengan Gunung Bambapuang, lokasi yang diyakini sebagai awal peradaban manusia serta titik bermulanya pemerintahan di Sulawesi Selatan.

Mitos setempat menyebutkan pasangan yang ingin menikah disarankan menjalani pertapaan di kedua lokasi ini. Calon pengantin pria bertapa di Gunung Bambapuang, sedangkan calon pengantin wanita bertapa di Gunung Nona untuk memperoleh petunjuk pernikahan. Sebelum insiden kebakaran terjadi, para wisatawan biasa menikmati pemandangan perbukitan ini dari warung-warung singgah di pinggir jalan. Banyak pengunjung meluangkan waktu bersantai sambil menikmati udara dingin dan secangkir kopi hangat.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed