IHSG Melonjak 1,04 Persen ke Level 6.409 Hari Ini

Smallest Font
Largest Font

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 65,94 poin atau 1,04 persen hingga menyentuh level 6.409,65 pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (7/8/2026).

Penguatan indeks saham tersebut diiringi aksi beli bersih atau net buy oleh investor asing yang menembus nilai total Rp 1,24 triliun. Transaksi asing di pasar reguler menyumbang Rp 917,23 miliar, sedangkan sisanya sebesar Rp 318,29 miliar tercatat di pasar tunai dan pasar negosiasi.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi saham yang paling banyak dibeli investor asing dengan net buy mencapai Rp 506,9 miliar. Saham lain yang menjadi sasaran beli bersih meliputi PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar Rp 275,8 miliar dan PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) senilai Rp 229,8 miliar.

Aksi jual bersih atau net sell investor asing mencatat angka terbesar pada PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai Rp 215 miliar, disikuti PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) sebesar Rp 109,7 miliar, serta PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sejumlah Rp 96,7 miliar.

Kenaikan IHSG disokong oleh sepuluh sektor saham, dengan lonjakan tertinggi dicatatkan oleh sektor infrastruktur sebesar 2,17 persen dan sektor barang baku sebesar 1,63 persen. Sektor teknologi serta barang konsumsi primer masing-masing menguat 1,25 persen, diikuti sektor energi yang naik 1,22 persen, sektor properti dan real estat 1,16 persen, transportasi dan logistik 0,37 persen, perindustrian 0,34 persen, keuangan 0,31 persen, serta sektor kesehatan 0,11 persen. Sebaliknya, sektor barang konsumsi nonprimer menjadi satu-satunya sektor yang terkoreksi dengan penurunan 0,69 persen.

Penguatan saham indeks LQ45 dipimpin oleh PT Indosat Tbk (ISAT) yang melonjak 14,21 persen, PT Indika Energy Tbk (INDY) naik 5,88 persen, dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) terangkat 4,47 persen. Adapun saham LQ45 yang mengalami penurunan terdalam adalah PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) sebesar -5,03 persen, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sebesar -0,92 persen, dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) sebesar -0,70 persen.

Perdagangan di BEI mencatatkan total volume transaksi sebanyak 38,06 miliar saham dengan nilai transaksi keseluruhan mencapai Rp 16,46 triliun. Sebanyak 355 saham mengalami kenaikan, 235 saham terkoreksi, dan 203 saham stagnan. Secara keseluruhan, IHSG mencatatkan penguatan 2,78 persen sepanjang pekan ini, meskipun masih membukukan penurunan 25,87 persen sejak awal tahun.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed