IHSG Merosot 1,13 Persen Usai Tinjauan MSCI dan Jelang Pidato Presiden
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup merosot 1,13 persen ke level 6.301,77 pada perdagangan Kamis (13/8/2026). Pelemahan ini dipicu oleh penyesuaian Indeks MSCI dan aksi ambil untung jelang pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto.
Pada awal perdagangan Kamis, IHSG sempat dibuka menguat ke posisi 6.388,23 sebelum berbalik arah akibat tekanan jual yang agresif. Nilai transaksi di seluruh pasar tercatat mencapai Rp13,63 triliun dengan volume 28,43 miliar lembar saham.
Berdasarkan data perdagangan, sebanyak 452 saham ditutup melemah. Sementara itu, 175 saham mencatatkan penguatan dan 164 saham lainnya bergerak stagnan di bursa domestik.
Tekanan jual utama datang dari pengumuman hasil rebalancing Indeks MSCI untuk periode Agustus 2026. Dua emiten resmi dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index, sementara sembilan lainnya terdepak dari MSCI Small Cap Index.
Sejumlah saham yang dikeluarkan dari indeks tersebut langsung mengalami koreksi tajam. Saham PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) anjlok 7,04 persen, disusul oleh RATU yang merosot 5,40 persen, dan TCPI turun 4,67 persen.
Dampak sentimen MSCI ternyata merambat ke saham-saham berkapitalisasi besar di luar daftar penyesuaian. Sektor perbankan turut menekan indeks, di mana BBRI turun 1,28 persen, BBCA melemah 1,18 persen, dan BMRI terkoreksi 0,48 persen.
Penurunan terdalam dicatatkan oleh sektor material dasar yang menyusut 2,93 persen, diikuti sektor energi dengan pelemahan 2,32 persen. Saham berbeta tinggi seperti CUAN, TPIA, PTRO, dan BRPT juga ikut memerah dengan transaksi besar.
Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyebutkan bahwa pelemahan IHSG sangat dipengaruhi tekanan jual pascapengumuman MSCI. Beberapa emiten konstituen lama terdepak dari indeks meskipun kebijakan pembekuan masih dipertahankan.
Di sisi lain, pergerakan harga saham CUAN saat ini berbanding terbalik dengan kondisi pada Selasa (11/8/2026). Saat itu, Tim Analis Bareksa merekomendasikan saham tersebut beserta Kalbe Farma (KLBF) sebagai pilihan perdagangan jangka pendek.
| Kode Saham | Sinyal | Harga Terakhir | Target Harga | Batas Rugi |
|---|---|---|---|---|
| CUAN | Quick Trade | Rp720 | Rp760–780 | Rp645 |
| KLBF | Quick Trade | Rp800 | Rp840–865 | Rp710 |
Analis Phintraco Sekuritas menambahkan bahwa selain isu MSCI, kehati-hatian investor jelang agenda kenegaraan di DPR pada Jumat (14/8/2026) turut membebani indeks. Meski IHSG terkoreksi, pergerakan nilai tukar justru mendapat sentimen positif dari instrumen lain.
"Namun rupiah ditutup menguat 0,03% di level Rp17.870/US$ ... antara lain dipicu oleh aksi beli di pasar obligasi domestik," jelas analis Phintraco.
Secara teknikal, perwakilan Phintraco Sekuritas menilai IHSG masih mampu bertahan di atas rata-rata pergerakan 20 hari (MA 20). Walaupun demikian, indikator teknikal memperkirakan indeks akan cenderung mendatar pada akhir pekan.
Sementara itu dari bursa kawasan Asia, pergerakan indeks terpantau bervariasi secara sektoral. KOSPI Korea Selatan memimpin penguatan dengan lonjakan 3,56 persen, berbanding terbalik dengan PCOMP Filipina yang mencatat penurunan 1,23 persen.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow